Semua orang mendambakan kesuksesan. Berbagai macam, cara, upaya dan kerja keras dilakukan hanya untuk mengejar satu kata yaitu "SUKSES". Namun sayangnya tidak semua orang mampu mencapai kesuksesan yang diinginkan. Untuk itu kami share cara meraih sukses dengan 5 ON.
Ilmu ini saya dapatkan dari buku yang berjudul 'ON' yang ditulis oleh Zamil Azzaini seorang motivator top Indonesia atau yang biasa dikenal dengan inspirator sukses mulia. Saya membeli buku tersebut saat mengikuti seminar beliau sewaktu di Korea.
Isi buku ini menurut saya sangat luar biasa penuh dengan motivasi, inspirasi, dan strategis sehingga saya rasa seluruh generasi muda Indonesia perlu membacanya. Untuk itu saya merangkum sedikit isi dari buku tersebut dan saya bagikan melalui artikel ini. Jika anda ingin membaca buku tersebut secara utuh silakan beli bukunya.
Bagi saya ON tersebut sama seperti sebuah tombol ON yang jika kita tekan maka akan mengaktifkan sendi-sendi kekuatan yang kita miliki.
Ya ON tersebut adalah MOVE 'ON', VISI'ON', ACTI'ON', PASSI'ON', COLLABORATI'ON' mari kita urai satu persatu
MOVE ON
Move on artinya 'berpindah, bergerak, atau berjalan terus'. Tentu saja pergerakannya harus ke arah yang lebih baik lagi. Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini.
Move on juga bisa diartikan bangkit dari keterpurukan, jika saat ini anda mengalami banyak masalah, terpuruk, bangkrut dan sebagainya yupz itu berarti anda harus segera move on. Bahkan anda yang baik-baik saja pun, sudah hidup nyaman, tentram dan damai tetap harus move on. Karena dunia dan seisinya akan terus berubah dari waktu ke waktu jika anda tidak bergerak mengikuti perubahan maka anda akan tertinggal.
"Hidup itu seperti naik sepeda untuk menjaga keseimbanganmu, kamu harus terus bergerak" Albert Einstein
Ya ciri hidup itu adalah berubah, bertumbuh, dan berkembang.Tidak ada kemajuan yang bisa diraih tanpa melakukan perubahan. Ketika anda sudah nyaman dengan rutinitas sehari-hari anda, hati-hati anda akan masuk kedalam jebakan, hidup anda akan seperti robot beraktivitas tanpa berpikir dan menggunakan hati nurani serta tidak melakukan perubahan apapun dan tidak mengikuti perubahan zaman.Saat itulah sejatinya anda sudah mati sebelum jasad anda terbujur kaku didalam bumi meskipun secara biologis anda masih hidup.
VISION
Vision atau visi secara sederhana adalah impian atau tujuan kita. Apa jadinya jika permainan sepak bola tanpa gawang? ya pemain akan terus menerus berputar-putar dilapangan tanpa henti. Seorang Musafir memiliki tujuan untuk mengakhiri perjalananya, Seorang pilot pesawat terbang tidak akan bisa mendaratkan pesawatnya bila tidak menetapkan di Bandara mana dia akan mendaratkan pesawatnya sampai pesawatnya jatuh kehabisan bahan bakar, begitu juga dengan nahkoda kapal akan terus mengarungi lautan tanpa pernah bisa berlabuh jika tidak ada pelabuhan yang dituju.
Maka tetapkan visi dunia dan visi akhiratmu. Mereka yang lupa akan akhirat biasanya hanya memiliki visi dunia saja, padahal tempat kembali kita yang abadi adalah akhirat. So tentukan visi dunia dan akhiratmu dengan jelas lalu berjuanglah dengan keras untuk mewujudkannya.
Baca juga:
ACTION
Action berarti "aksi/tindakan". Visi tanpa aksi hanyalah sebuah imajinasi yang tak akan pernah terealisasi. No action nothing happen, take action miracle happen. Namun yang dimaksud tindakan disini bukanlah tindakan yang asal-asalan atau serampangan tetapi tindakan yang relevan dengan visi anda sehingga hasilnya berdampak pada tercapainya visi anda.
Jangan sampai "sibuk for nothing", terlihat benar-benar sibuk tapi tidak menghasilkan apa-apa sehingga hanya buang-buang waktu, tenaga, pikiran, dan materi. Contoh jika visi dunia anda adalah ingin menjadi pengusaha sukses dengan omzet 1 milyar/bulan. Tentu tindakan yang harus anda lakukan adalah memulai berbisnis, belajar bisnis, baca buku bisnis, nonton video bisnis, dengerin podcast bisnis, ikut seminar/training/workshop kewirausahaan, bergaul dengan para pengusaha dan sebagainya.
Jika visi dan tindakan anda selaras seperti itu, tentu kemungkinan visi anda terwujud itu lebih besar. Sebaliknya jika visi anda ingin jadi pengusaha sukses tetapi yang anda lakukan adalah main game, nongkrong, rebahan dan hal-hal yang tidak ada hubungan dengan visi anda tapi anda lakukan terus-menurus mimpi visi anda bisa terwujud.
Begitu pun juga untuk visi akhirat anda, jika anda ingin masuk surga tentu anda sudah paham sendiri apa yang harus anda lakukan selama hidup di dunia dan apa tidak boleh anda lakukan.
Kewajiban kita jauh lebih banyak dari waktu yang tersedia, oleh karena itu tentukan "SKALA PRIORITAS". Apa saja yang harus diutamakan, didahulukan, disegerakan, dan mana yang boleh ditunda, diduakan, dan seterusnya.
Bagi seorang muslim tentu skala prioritasnya sudah jelas yaitu WAJIB-SUNNAH-MUBAH-MAKRUH
Wajib :Harus dilakukan jika ditinggalkan berdosa
Sunnah: Dilakukan berpahala ditinggalkan tidak apa-apa
Mubah: Boleh dilakukan boleh juga tidak
Makruh: Bila dilakukab tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Selain itu ada satu lagi yaitu "HARAM", sesuatu yang tidak boleh anda lakukan
Dalam hal menyelaraskan antara visi dengan aksi pun sama, anda harus punya skala prioritas seperti itu. Jika aksi tersebut memberikan dampak besar bagi terwujudnya visi anda berarti itu wajib anda lakukan setiap hari, aksi yang memberikan dampak sedikit berarti jarang-jarang saja dilakukan, aksi yang tidak memberikan dampak apa-apa sewaktu-waktu saja boleh anda lakukan tapi untuk aksi yang justru akan membuat gagal mencapai visi ini jelas haram adan lakukan.
Sekali lagi waktu kita terbatas tak akan cukup untuk sering-sering pindah profesi atau ganti visi yang pada akhirnya tak ada yang expert satupun, jangan jadi kutu loncat kalau mau berhasil.
Ambil tindakan dengan melakukan kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, kerja berkualitas, kerja selaras, dan kerja tuntas itu yang akan mengantarkan anda mencapai visi.
PASSION
Passion secara arti adalah "gairah", maksudnya ketika kita melakukan sesuatu kita merasa penuh gairah, semangat dan dengan senang hati melakukan itu berarti itu adalah 'passion' kita.
Melakukan action tanpa passion itu sama seperti robot tanpa penjiwaan, tanpa gairah tanpa semangat dan tentu hampa sekali, hanya sekerdar rutinitas yang menjemuka, miskin kreativitas, dan hasilnya pun tidak maksimal bahkan beratakan.
Love what you do, do what you love begitu lah kata yang selalu digemborkan oleh para motivator agar kita merasa enjoy saat melakukan sesuatu. Tapi passion itu bukan hanya sekedar jatuh cinta melainkan juga bangun cinta.
Konon katanya jatuh cinta itu hanya bertahan paling lama 3 tahun. Bagaimana agar cinta itu tetap bertahan selamanya, ya tentu dengan membangun cinta. Jika anda jatuh cinta terhadap pasangan anda, maka selanjutnya adalah bangun cinta agar cinta anda kepada pasangan tetap abadi cie-cie, jika anda jatuh cinta kepada tuhan anda maka bangun cinta anda dengan mengingat-Nya dimana pun anda berada buka hanya saat sedang beribadah, jika anda jatuh cinta kepada Rosulullah bangun cinta anda dengan perbanyak shalawat untuk beliau dan hidupkan sunnah-sunnahnya dalam kehidupan anda.
Jika anda jatuh cinta pada profesi anda, maka bangun cinta anda dengan sungguh-sungguh mengasah, belajar, dan berlatih sampai anda dikenal ahli di profesi yang anda tekuni tersebut. So temukan profesi apa yang membuat anda benar-benar merasa jatuh cinta yang jika dilakukan anda hanyut dalam profesi itu tanpa merasa lelah dan bosan.
Menurut ilmu talent mapping passion seseorang mucul dari 4 E yakni "Enjoy, Easy, Excellent, Earn"dimana seseorang akan merasa "Menikmati, Mudah, Terampil dan Menghasilkan" dalam melakukan pekerjaannya.
Selain itu penting juga untuk mengetahui kecerdasan otak kita lebih dominan kemana. Apakah kita tipikal orang 'Thinking', 'Sensing', 'Intuiting', 'Feeling', 'Insting'.
Thinking : Orang yang memiliki kelebihan dalam hal berpikir analitis dengan tingkat akurasi yang tinggi
Sensing : Orang yang memiliki kemampuan pekerjaan yang detail dan kecil-kecil namun volumenya banyak serta ahli dalam membaca peluang dan momentum
Intuiting : Orang yang memiliki kelebihan dalam hal intuisi (kecerdasan indra keenam) / creativity quotient
Feeling : Orang yang memiliki kelebihan sentuhan hati dan kepekaan sosial (berbasis emosi dan perasaan)
Insting : Orang yang memiliki kemampuan yang melibatkan naluri dengan baik, kelebihannya mampu memperlancar keadaan dan sangat tepat bekerja pada lembaga-lembaga yang peduli dengan orang lain.
Jika anda termasuk tipikal orang thinking tapi anda bekerja pada bidang yang membutuhkan kemampuan Feeling tentu anda tidak akan bisa mengeluarkan potensi anda secara maksimal dan anda pun tidak akan merasa enjoy dalam bekerja karena itu bukanlah bidang pekerjaan yang menjadi kelebihan anda. Dan hasilnya tentu anda akan kalah dengan kompetitor anda baik dalam hal persaingan bisnis, karir dan sebagainya karena anda berkompetisi menggunakan kekurangan anda.
Sebaliknya jika anda orang thinking dan anda berkarir pada bidang yang membutuhkan kemampuan thinking tentu anda akan lebih cepat melesat, karena anda berkompetisi menggunakan kelebihan anda.
Ada 2 kata yang bisa menjadi dorongan dalam passion yakni To be dan To have. To be adalah keinginan anda untuk "menjadi" sesuatu. Berkaitan dengan proses untuk mengejar prestasi dengan memanfaatkan passion yang anda miliki. To have adalah keinginan anda untuk "memiliki" sesuatu. Berkaitan dengan proses meraih benda-benda materi atau atau hasil akhir dari sebuah usaha. Contoh To be :anda ingin menjadi seorang pengusaha properti itu cocok dengan passion anda karena anda seorang tipikal thinking. Contoh To have nya anda memiliki banyak properti, dan memiliki aset 1 triliun.
Passion dan talenta adalah harta karun dalam diri anda yang harus segera anda temukan. Jangan berhenti mencari sebelum anda menemukannya. Maka sekali anda menemukannya dan mengasahnya dengan sungguh-sungguh, anda akan menjadi seseorang yang expert dibidang tersebut dan kehidupan anda pun akan berubah drastis.
COLLABORATION
Sebagai makhluk sosial, anda tentu memerlukan orang lain dalam banyak hal termasuk dalam mencapai kesuksesan. Seorang pegawai butuh partner kerja, seorang pengusaha butuh karyawan, relasi bisnis, dan sebagainya, seorang atlet butuh pelatih, teman latihan dan rekan 1 tim. Artinya anda harus berkolaborasi dengan banyak pihak jika ingin melakukan percepatan /akselerasi dalam karir atau bisnis.
Karena merasa serba bisa lantas anda mengerjakan semuanya sendirian, anda akan terjebak dalam kesibukan yang tiada pernah berakhir dan anda tidak akan punya cukup waktu untuk melakukan semuanya apa lagi untuk melakukan hal-hal lain seperti meng-upgrade diri, menggali ide-ide brilian, dan lain-lain.
Sebuah pertunjukan konser musik orkestra yang menghasilkan musik yang indah dan harmonis adalah hasil dari kolaborasi banyak musisi yang ahli dibidangnya masing-masing seperti Komponis, Gitaris, Drummer, Pianis, Vokalis, Sound engineer, dan masih banyak lagi. Sebuah bangunan megah nan indah adalah hasil kolaborasi dari bahan-bahan /material seperti batu, pasir, semen, air, batu bata, kayu, besi, dan lain-lain. Banyak unsur yang tidak terlihat namun kontribusinya sangat besar. Begitu juga dengan rendang sapi yang rasanya sangat lezat pun adalah hasil kolaborasi dari daging, air, dan banyak bumbu masak.
Itulah kekuatan dari kolaborasi mampu menghasilkan sesuatu yang luar biasa dengan cepat. Namun yang perlu digaris bawahi adalah anda harus memilih orang yang tepat untuk berkolaborasi jangan sampai salah memilih orang yang malah akan membawa anda pada kegagalan, kebangkrutan, keterpurukan dan sebagainya.
Oleh karena itu carilah partner yang sesuai dengan yang anda butuhkan, mulai dari niat atau tujuannya, keterampilannya, perilakunya, dan tentunya harus ada simbiosis mutualisme / ada kerja sama yang saling menguntungkan.
Generasi terbaik lahir dari lingkungan terbaik. Oleh karena itu carilah lingkungan yang terbaik yang menebarkan energi positif setiap saat. Sebaik apa pun benih tanaman jika ditanam di tanah yang tandus dia tidak akan tumbuh, sebaliknya sejelek apa pun benih tanaman jika ditanam di tanah yang subur dia akan tumbuh dengan baik apa lagi benih dengan kualitas tinggi.
Begitu juga dengan manusia. Meskipun anda memiliki talenta dan postensi yang luar biasa jika lingkungannya buruk, teman-teman anda buruk, maka akan berdampak buruk juga untuk diri anda, anda akan terkontaminasi, karena setiap waktu yang anda lihat, anda dengar, dan anda rasakan adalah hal-hal negatif seperti kemalasan, keluhan, cacian, dan sejenisnya.
Carilah lingkungan yang baik, teman-teman yang baik, rekan kerja yang baik, bacaan dan tontonan yang baik, dan bergabung dengan komunitas-komunitas yang postif. Jika itu semua dilakukan apa lagi jika lingkungan, teman, dan komunitasnya berhubungan dengan cita-cita anda maka anda akan semakin cepat meraih sukses yang anda impikan.
Nah agar orang lain dengan senang hati mau berkolaborasi dengan anda maka anda harus menjadi orang yang memiliki pengaruh dan karisma dalam lingkungan pergaulan. Yang tentu keberadaan anda dirasakan manfaatnya oleh orang lain. Jangan sampai anda menjadi orang yang ada maupun tidak ada sama saja alias tidak terasa. Untuk mencapai itu semua anda harus memberikan kontribusi kepada lingkungan dan orang lain baik berupa materi, ilmu, ide, gagasan, tenaga dan lain-lain. Tanpa kontribusi anda tidak akan pernah menjadi seorang yang berpengaruh dan berkarisma.
by
Bumi Korea
Bumi Korea Media online untuk berbagi pengetahuan seputar korea selatan mulai dari bahasa kebudayaan dan hiburan
Follow her @
Instagram
|
Facebook
|
Google Plus
No Comment