Manajemen, unsur dan fungsi manajemen | ADI SUMARNA

Manajemen, unsur dan fungsi manajemen Bumi Korea Jumat, 02 Juli 2021 No Comment

 Manajemen yang baik adalah kunci kesuksesan sebuah organisasi. Hanya dengan kemampuan manajerial yang mumpuni sebuah organisasi bisa berjalan dengan baik. 

Untuk itu setiap SDM yang terlibat dalam organisasi harus paham betul apa arti dari manajemen, hal-hal yang berkaitan dengan manajemen dan fungsi dari menejemen.

Manajemen memiliki banyak sekali definisi, secara etimologi manajemen berasal dari bahasa Inggris 'management' yang artinya 'pengelolaan, pengurus, pimpinan, penyelenggaraan'

Menurut KBBI manajemen memiliki dua definisi yaitu

  1. Penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran
  2. Pimpinan yang bertanggung atas jalannya perusahaan dan organisasi
Sedangkan menurut para pakar manajemen memiliki definisi sebagai berikut:
Menurut Ricky W. Griffin Manajemen adalah proses perencanaan, organisasi, koordinasi, dan kontrol pada sumber daya agar tujuan tercapai secara efektif dan efisien.

Menurut George Robert Terry Manajemen adalah proses khas dari beberapa tindakan seperti perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan.

Menurut Lawrence A. Appley Manajemen adalah keahlian dalam membangkitkan orang lain agar bersedia melakukan sesuatu.

Yayat M. Herujito mengartikan manajemen adalah pengelolaan pekerjaan guna mencapai tujuan bersama yang telah ditentukan sebelumnya, dilakukan dengan menggerakan orang untuk bekerja.

Sedangkan definisi manajer menurut KBBI sebagai berikut:
  1. Orang yang mengatur pekerjaan atau kerja sama diantara berbagai kelompok atau sejumlah orang untuk mencapai sasaran
  2. Orang yang berwenang dan bertanggung jawab membuat rencana, mengatur, memimpin, dan mengendalikan pelaksanaannya untuk mencapai sasaran tertentu.

Unsur-unsur dalam manajemen

Setidaknya ada 6 unsur yang terdapat dalam manajemen yakni Man, Methods, Machines, Money, Material, dan Market.

1. Man (manusia)

SDM atau orang-orang yang terlibat didalam organisasi, tim atau perusahaan adalah yang terpenting dalam mencapai tujuan organisasi/perusahaan.
Setiap posisi harus diisi oleh orang yang ahli dibidang, Semakin tinggi tingkat keterampilan yang dimiliki oleh setiap SDM, dan semakin solid kerja sama antar timnya maka akan semakin tinggi pula potensi sukses yang akan diraih.

2. Methods (metode)

Metode atau cara adalah unsur yang terdapat dalam manajemen yang digunakan untuk mengatur jalannya perusahaan/organisasi. Sistem yang diterapkan, tata tertib, SOP, standar mutu, quality control dll. 

3. Machines (Mesin)

Unsun machines dalam manajemen meliputi mesin-mesin atau alat-alat yang digunakan untuk menjalankan perusahaan, seperti kendaraan, mesin produksi, komputer, tools digital, dll.

4. Material (bahan)

Jika perusahaan anda bergerak dibidang produk fisik maka bahan yang dimaksud disini adalah bahan baku untuk produksi dari produk anda. Jika perusahaan bergerak dibidang portal berita tentu bahan yang dibutuhkan adalah berita itu sendiri.

5. Money (uang)

Setiap perusahaan maupun organisasi membutuhkan biaya operasional dalam menjalankan perusahaan tersebut, oleh karena itu uang menjadi unsur berpengaruh dalam kelancaran jalannya perusahaan. Dibutuhkan manajemen keuangan yang baik agar keuangan perusahaan bisa dikelola dengan baik dan efisien.

6. Market (pasar)

Pasar adalah salah satu unsur penting dalam menajemen terutama bagi yang bergerak dibidang usaha atau bisnis karena keberlangsungan perusahaan bergantung pada pasar perusahan itu sendiri. Sedangkan dalam bidang politik pasarnya adalah masyarakat yang tinggal diwilayah tersebut.

Unsur-unsur yang terdapat dalam manajemen diatas harus benar-benar dikelola dengan baik, agar perusahaan bisa berjalan dengan baik dan tujuan perusahaan lebih cepat dicapai.

 Fungsi Manajemen

Manajemen sebagai alat untuk mengembangkan perusahan setidaknya memiliki 4 fungsu yakni Planning (perencanaan), Organizing (pengorganisasian), Actuating (menjalankan, pelaksanaan, menggerakkan, pengarahan), dan Controling (pengendalian/pengawasan). Keempat fungsi tersebut biasa disingkat dengan POAC.

Planning (perencanaan)

Perencanaan adalah suatu proses menyusun model bisnis, program kerja, visi misi dan strategi guna mencapai tujuan organisasi.
Perencanaan dijadikan pijakan dan pemandu dalam melangkah sehingga bisa meminimalisir kesalahan dan membantu mempermudah dalam mencapai tujuan.

Dalam ilmu manajemen ada 3 tingkatan perencanaan yakni sebagai berikut:
1. Low level planning (perencaan tingkat rendah)
Low level planning ini sama dengan rencana jangka pendek dan tentu untuk mencapai tujuan jangka pendek karena berfokus pada hasil yang bisa dirasakan langsung sehingga yang bertanggung jawab adalah manajemen pelaksana yang mengatur aktivitas operasional sehari-hari.

2. Middle level planning (perencanaan tingkat menengah)
Perencanaan ini berfokus pada pencapaian tujuan jangka menengah, yang bertanggung jawab pada tingkatan perencanaan ini adalah mid-management atau manajemen tingkat menengah pada tiap-tiap divisi. Middle level planning sifatnya lebih pada administratif.

3. Top level planning (perencanaan tingkat atas)
Perencaan ini sama dengan rencana jangka panjang dan tentu berfokus pada pencapaian tujuan jangka panjang. Perencanaan ini bersifat strategis sehingga tanggung jawabnya dipikul oleh manajemen puncak.

Organizing (pengorganisasian)

Pengorganisasian adalah meyatukan sekelompok orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. 
Dengan adanya pengorganisasian struktur organisasi dan garis wewenang bisa ditetapkan dan diketahui bersama sehingga pembagian job desk tiap-tiap SDM lebih jelas dan terarah. Dengan pengorganisasian juga dapat memudahkan manajer pengawasan, evaluasi, koordinasi, dan alokasi sumber daya alam.
 

Actuating (menjalankan, pelaksanaan, menggerakkan)

Pelaksanan merupakan proses eksekusi dan implementasi dari setiap rencana, program kerja, ide, konsep, strategi dan misi organisasi yang bertujuan untuk mencapai tujuan organisasi.

Setiap individu yang terlibat dalam organisasi harus bisa memberikan kontribusi yang baik yang berdampak pada kemajuan organisasi.

Setiap program harus bisa dilaksanan dengan baik lalu kemudian dievaluasi setelah dievaluasi baru kemudian ditindak lanjuti agar semakin baik.

Proses pelaksanaan ini adalah tahapan yang paling sulit karena akan ada banyak hambatan, akan ada banyak hal yang terjadi diluar rencana. Oleh karena itu fleksibel lah dalam melaksanakan rencana, lakukan improvisasi sesuai dengan kondisi dan situasi riil lapangan.

Controling (pengendalian/pengawasan)

Tahap controling adalah proses pengendalian atau pengawasan terhadap jalannya organisasi. Apakah setiap program, rencana, SOP, sistem, strategi sudah dilaksanakan dengan baik? Bagaimana kinerja SDM? apakah semua berjalan sesuai rencana atau ada hal yang terjadi diluar rencana? apa saja permasalahan yang dihadapi? dan masih banyak lagi hal yang harus dikontrol dari organisasi.

Oleh karena itu tugas manajemen adalah memastikan bahwa setiap individu yang terlibat memberikan kontribusi yang maksimal, memastikan semua program, strategi, dan rencana berjalan dengan baik.

Pada tahap ini juga manajemen harus melakukan evalusi terhadap hal-hal yang tertulis diatas dan melakukan tindak lanjutnya.

by Bumi Korea

Bumi Korea Media online untuk berbagi pengetahuan seputar korea selatan mulai dari bahasa kebudayaan dan hiburan

Follow her @ Instagram | Facebook | Google Plus

No Comment