ADI SUMARNA

Browsing "Older Posts"

Auto Sukses dengan 3 AL

 Auto Sukses dengan 3 AL

Sukses adalah dambaan bagi setiap orang diseluruh dunia. Jabatan tinggi, popularitas, harta yang melimpah dan definisi sukses lainnya menjadi goal masing-masing orang dengan definisi sukses tersebut.
Berbagai macam tips dan strategi dari yang paling sederhana sampai yang paling njelimet pun tercipta hanya untuk mewujudkan kata 'sukses'.

Oleh karena itu  kami share tips sukses yang sangat sederhana ini namun akan menjadikan anda auto sukses jika anda sungguh-sungguh menjalankannya. Tips tersebut adalah 3 Al yakni Profesional, Spiritual, dan Sosial.

Profesional

Profesional artinya adalah anda mahir atau menguasai bidang yang anda geluti, bertanggung jawab penuh, disiplin tinggi, serta memiliki integritas dan kredibilitas yang tinggi serta totalitas tanpa batas. Itulah yang akan membangun personal branding dan reputasi anda. Profesional adalah ikhtiar bumi yang harus anda sempurnakan dan anda lakukan tanpa tapi tanpa nanti.

Spiritual

Jika profesional adalah ikhtiar bumi maka spiritual adalah ikhtiar langitnya. Seprofesional apapun anda jika Allah tidak meridhoi, ada orang yang terzalimi, ada sifat kufur, takabur, arogan, tamak dan hal-hal negatif lainnya, maka kesuksesan akan semakin menjauh bahkan yang sudah sukses pun bisa runtuh.

Oleh karena itu perbanyak ibadah, sedekah, meminta doa, restu dan rida dari orang tua, para guru, dan orang-orang yang kita kenal, pandai bersyukur, rendah hati dan banyak membantu orang lain dan hal-hal positif lainnya.

Ketika anda berbisnis maupun berkarir tentu akan ada kompetitor yang sama-sama profesional bahkan lebih profesional, maka nilai tambah anda untuk memenangkan kompetisi tersebut adalah dengan spiritual.

Sosial

Manusia sebagai makhluk sosial sudah tentu membutuhkan orang lain dalam menjalani berbagai bidang kehidupan. Semakin banyak dan luas jejaring sosial yang anda miliki maka semakin banyak pula peluang yang akan anda dapatkan.

Berkolaborasilah dengan banyak orang, bergabunglah dengan banyak komunitas sehingga anda bisa bertumbuh dan berkembang bersama, baik secara online maupun offline

Sosial network (jaringan sosial) adalah intangible asset, aset yang tidak berwujud namun nilainya sangat berharga. Walaupun anda bangkrut total selama anda memiliki network anda masih bisa membangun bisnis anda dengan cepat dan mudah.

Network akan banyak membantu anda, membuka banyak peluang, memberikan banyak ilmu dan wawasan yang bermanfaat, serta mempermudah dan mempercepat mencapai target.

Contoh sederhananya saat saya membuka usaha hidroponik, saya sowani satu persatu pelaku usaha hidroponik yang ada di daerah saya untuk berkenalan langsung itulah salah satu untuk cara untuk membangun network hasilnya ketika kebun hidroponik saya panen, sayuran hidroponik ludes dibeli oleh network saya tersebut, sebaliknya ketika pelanggan saya order dan saya tidak punya stok sayuran sendiri, saya bisa membeli sayuran dari network yang saya miliki tentunya dengan harga bakul kemudian saya jual lagi ke pelanggan saya.

Kami juga biasa saling sharing mulai dari tips-tips sederhana, perawatan, penanaman, marketing dan lain-lain, sehingga dari sini ilmu, dan wawasan pun semakin bertambah.

Itulah contoh paling sederhana manfaat dari sebuah Jaringan Sosial, so bangun social network mu sekarang juga, jangan sampai anda jadi orang yang anti sosial.


Dengan Profesionalitas, spiritualitas dan sosial bidang apapun yang anda tekuni insya Allah akan membuahkan hasil yang cemerlang. Gak percaya yuk coba lakukan!!




Senin, 28 Februari 2022

Raih Sukses Dengan 5 ON ala Zamil Azzaini

Semua orang mendambakan kesuksesan. Berbagai macam, cara, upaya dan kerja keras dilakukan hanya untuk mengejar satu kata yaitu "SUKSES". Namun sayangnya tidak semua orang mampu mencapai kesuksesan yang diinginkan. Untuk itu kami share cara meraih sukses dengan 5 ON. 

Ilmu ini saya dapatkan dari buku yang berjudul 'ON' yang ditulis oleh Zamil Azzaini seorang motivator top Indonesia atau yang biasa dikenal dengan inspirator sukses mulia. Saya membeli buku tersebut saat mengikuti seminar beliau sewaktu di Korea.

Isi buku ini menurut saya sangat luar biasa penuh dengan motivasi, inspirasi, dan strategis sehingga saya rasa seluruh generasi muda Indonesia perlu membacanya. Untuk itu saya merangkum sedikit isi dari buku tersebut dan saya bagikan melalui artikel ini. Jika anda ingin membaca buku tersebut secara utuh silakan beli bukunya.

Bagi saya ON tersebut sama seperti sebuah tombol ON yang jika kita tekan maka akan mengaktifkan sendi-sendi kekuatan yang kita miliki.

Ya ON tersebut adalah MOVE 'ON', VISI'ON', ACTI'ON', PASSI'ON', COLLABORATI'ON' mari kita urai satu persatu

MOVE ON

Move on artinya 'berpindah, bergerak, atau berjalan terus'. Tentu saja pergerakannya harus ke arah yang lebih baik lagi. Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini.

Move on juga bisa diartikan  bangkit dari keterpurukan, jika saat ini anda mengalami banyak masalah, terpuruk, bangkrut dan sebagainya yupz itu berarti anda harus segera move on. Bahkan anda yang baik-baik saja pun, sudah hidup nyaman, tentram dan damai tetap harus move on. Karena dunia dan seisinya akan terus berubah dari waktu ke waktu jika anda tidak bergerak mengikuti perubahan maka anda akan tertinggal.

"Hidup itu seperti naik sepeda untuk menjaga keseimbanganmu, kamu harus terus bergerak" Albert Einstein

Ya ciri hidup itu adalah berubah, bertumbuh, dan berkembang.Tidak ada kemajuan yang bisa diraih tanpa melakukan perubahan. Ketika anda sudah nyaman dengan rutinitas sehari-hari anda, hati-hati anda akan masuk kedalam jebakan, hidup anda akan seperti robot beraktivitas tanpa berpikir dan menggunakan hati nurani serta tidak melakukan perubahan apapun dan tidak mengikuti perubahan zaman.Saat itulah sejatinya anda sudah mati sebelum jasad anda terbujur kaku didalam bumi meskipun secara biologis anda masih hidup.


VISION

Vision atau visi secara sederhana adalah impian atau tujuan kita. Apa jadinya jika permainan sepak bola tanpa gawang? ya pemain akan terus menerus berputar-putar dilapangan tanpa henti. Seorang Musafir memiliki tujuan untuk mengakhiri perjalananya, Seorang pilot pesawat terbang tidak akan bisa mendaratkan pesawatnya bila tidak menetapkan di Bandara mana dia akan mendaratkan pesawatnya sampai pesawatnya jatuh kehabisan bahan bakar, begitu juga dengan nahkoda kapal akan terus mengarungi lautan tanpa pernah bisa berlabuh jika tidak ada pelabuhan yang dituju.

Maka tetapkan visi dunia dan visi akhiratmu. Mereka yang lupa akan akhirat biasanya hanya memiliki visi dunia saja, padahal tempat kembali kita yang abadi adalah akhirat. So tentukan visi dunia dan akhiratmu dengan jelas lalu berjuanglah dengan keras untuk mewujudkannya.

Baca juga:

ACTION

Action berarti "aksi/tindakan". Visi tanpa aksi hanyalah sebuah imajinasi yang tak akan pernah terealisasi. No action nothing happen, take action miracle happen. Namun yang dimaksud tindakan disini bukanlah tindakan yang asal-asalan atau serampangan tetapi tindakan yang relevan dengan visi anda sehingga hasilnya berdampak pada tercapainya visi anda.

Jangan sampai "sibuk for nothing", terlihat benar-benar sibuk tapi tidak menghasilkan apa-apa sehingga hanya buang-buang waktu, tenaga, pikiran, dan materi. Contoh jika visi dunia anda adalah ingin menjadi pengusaha sukses dengan omzet 1 milyar/bulan. Tentu tindakan yang harus anda lakukan adalah memulai berbisnis, belajar bisnis, baca buku bisnis, nonton video bisnis, dengerin podcast bisnis, ikut seminar/training/workshop kewirausahaan, bergaul dengan para pengusaha dan sebagainya.

Jika visi dan tindakan anda selaras seperti itu, tentu kemungkinan visi anda terwujud itu lebih besar. Sebaliknya jika visi anda ingin jadi pengusaha sukses tetapi yang anda lakukan adalah main game, nongkrong, rebahan dan hal-hal yang tidak ada hubungan dengan visi anda tapi anda lakukan terus-menurus mimpi visi anda bisa terwujud.

Begitu pun juga untuk visi akhirat anda, jika anda ingin masuk surga tentu anda sudah paham sendiri apa yang harus anda lakukan selama hidup di dunia dan apa tidak boleh anda lakukan.

Kewajiban kita jauh lebih banyak dari waktu yang tersedia, oleh karena itu tentukan "SKALA PRIORITAS". Apa saja yang harus diutamakan, didahulukan, disegerakan, dan mana yang boleh ditunda, diduakan, dan seterusnya.

Bagi seorang muslim tentu skala prioritasnya sudah jelas yaitu WAJIB-SUNNAH-MUBAH-MAKRUH
Wajib :Harus dilakukan jika ditinggalkan berdosa
Sunnah: Dilakukan berpahala ditinggalkan tidak apa-apa
Mubah: Boleh dilakukan boleh juga tidak
Makruh: Bila dilakukab tidak berdosa, bila ditinggalkan berpahala
Selain itu ada satu lagi yaitu "HARAM", sesuatu yang tidak boleh anda lakukan

Dalam hal menyelaraskan antara visi dengan aksi pun sama, anda harus punya skala prioritas seperti itu. Jika aksi tersebut memberikan dampak besar bagi terwujudnya visi anda berarti itu wajib anda lakukan setiap hari, aksi yang memberikan dampak sedikit berarti jarang-jarang saja dilakukan, aksi yang tidak memberikan dampak apa-apa sewaktu-waktu saja boleh anda lakukan tapi untuk aksi yang justru akan membuat gagal mencapai visi ini jelas haram adan lakukan. 

Sekali lagi waktu kita terbatas tak akan cukup untuk sering-sering pindah profesi atau ganti visi yang pada akhirnya tak ada yang expert satupun, jangan jadi kutu loncat kalau mau berhasil.

Ambil tindakan dengan melakukan kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, kerja berkualitas, kerja selaras, dan kerja tuntas itu yang akan mengantarkan anda mencapai visi.

PASSION

Passion secara arti adalah "gairah", maksudnya ketika kita melakukan sesuatu kita merasa penuh gairah, semangat dan dengan senang hati melakukan itu berarti itu adalah 'passion' kita. 

Melakukan action tanpa passion itu sama seperti robot tanpa penjiwaan, tanpa gairah tanpa semangat dan tentu hampa sekali, hanya sekerdar rutinitas yang menjemuka, miskin kreativitas, dan hasilnya pun tidak maksimal bahkan beratakan. 

Love what you do, do what you love begitu lah kata yang selalu digemborkan oleh para motivator agar kita merasa enjoy saat melakukan sesuatu. Tapi passion itu bukan hanya sekedar jatuh cinta melainkan juga bangun cinta.

Konon katanya jatuh cinta itu hanya bertahan paling lama 3 tahun. Bagaimana agar cinta itu tetap bertahan selamanya, ya tentu dengan membangun cinta. Jika anda jatuh cinta terhadap pasangan anda, maka selanjutnya adalah bangun cinta agar cinta anda kepada pasangan tetap abadi cie-cie, jika anda jatuh cinta kepada tuhan anda maka bangun cinta anda dengan mengingat-Nya dimana pun anda berada buka hanya saat sedang beribadah, jika anda jatuh cinta kepada Rosulullah bangun cinta anda dengan perbanyak shalawat untuk beliau dan hidupkan sunnah-sunnahnya dalam kehidupan anda.

Jika anda jatuh cinta pada profesi anda, maka bangun cinta anda dengan sungguh-sungguh mengasah, belajar, dan berlatih sampai anda dikenal ahli di profesi yang anda tekuni tersebut. So temukan profesi apa yang membuat anda benar-benar merasa jatuh cinta yang jika dilakukan anda hanyut dalam profesi itu tanpa merasa lelah dan bosan.

Menurut ilmu talent mapping passion seseorang mucul dari 4 E yakni "Enjoy, Easy, Excellent, Earn"dimana seseorang akan merasa "Menikmati, Mudah, Terampil dan Menghasilkan" dalam melakukan pekerjaannya.

Selain itu penting juga untuk mengetahui kecerdasan otak kita lebih dominan kemana. Apakah kita tipikal orang 'Thinking', 'Sensing', 'Intuiting', 'Feeling', 'Insting'.

Thinking : Orang yang memiliki kelebihan dalam hal berpikir analitis dengan tingkat akurasi yang tinggi
Sensing : Orang yang memiliki kemampuan pekerjaan yang detail dan kecil-kecil namun volumenya banyak serta ahli dalam membaca peluang dan momentum
Intuiting : Orang yang memiliki kelebihan dalam hal intuisi (kecerdasan indra keenam) / creativity quotient
Feeling : Orang yang memiliki kelebihan sentuhan hati dan kepekaan sosial (berbasis emosi dan perasaan)
Insting : Orang yang memiliki kemampuan yang melibatkan naluri dengan baik, kelebihannya mampu memperlancar keadaan dan sangat tepat bekerja pada lembaga-lembaga yang peduli dengan orang lain.

Jika anda termasuk tipikal orang thinking tapi anda bekerja pada bidang yang membutuhkan kemampuan Feeling tentu anda tidak akan bisa mengeluarkan potensi anda secara maksimal dan anda pun tidak akan merasa enjoy dalam bekerja karena itu bukanlah bidang pekerjaan yang menjadi kelebihan anda. Dan hasilnya tentu anda akan kalah dengan kompetitor anda baik dalam hal persaingan bisnis, karir dan sebagainya karena anda berkompetisi menggunakan kekurangan anda.

Sebaliknya jika anda orang thinking dan anda berkarir pada bidang yang membutuhkan kemampuan thinking tentu anda akan lebih cepat melesat, karena anda berkompetisi menggunakan kelebihan anda.

Ada 2 kata yang bisa menjadi dorongan dalam passion yakni To be dan To haveTo be adalah keinginan anda untuk "menjadi" sesuatu. Berkaitan dengan proses untuk mengejar prestasi dengan memanfaatkan passion yang anda miliki. To have adalah keinginan anda untuk "memiliki" sesuatu. Berkaitan dengan proses meraih benda-benda materi atau atau hasil akhir dari sebuah usaha. Contoh To be :anda ingin menjadi seorang pengusaha properti itu cocok dengan passion anda karena anda seorang tipikal thinking. Contoh To have nya anda memiliki banyak properti, dan memiliki aset 1 triliun.

Passion dan talenta adalah harta karun dalam diri anda yang harus segera anda temukan. Jangan berhenti mencari sebelum anda menemukannya. Maka sekali anda menemukannya dan mengasahnya dengan sungguh-sungguh, anda akan menjadi seseorang yang expert dibidang tersebut dan kehidupan anda pun akan berubah drastis.

COLLABORATION

Sebagai makhluk sosial, anda tentu memerlukan orang lain dalam banyak hal termasuk dalam mencapai kesuksesan. Seorang pegawai butuh partner kerja, seorang pengusaha butuh karyawan, relasi bisnis, dan sebagainya, seorang atlet butuh pelatih, teman latihan dan rekan 1 tim. Artinya anda harus berkolaborasi dengan banyak pihak jika ingin melakukan percepatan /akselerasi dalam karir atau bisnis.

Karena merasa serba bisa lantas anda mengerjakan semuanya sendirian, anda akan terjebak dalam kesibukan yang tiada pernah berakhir dan anda tidak akan punya cukup waktu untuk melakukan semuanya apa lagi untuk melakukan hal-hal lain seperti meng-upgrade diri, menggali ide-ide brilian, dan lain-lain.

Sebuah pertunjukan konser musik orkestra yang menghasilkan musik yang indah dan harmonis adalah hasil dari kolaborasi banyak musisi yang ahli dibidangnya masing-masing seperti Komponis, Gitaris, Drummer, Pianis, Vokalis, Sound engineer, dan masih banyak lagi. Sebuah bangunan megah nan indah adalah hasil kolaborasi dari bahan-bahan /material seperti batu, pasir, semen, air, batu bata, kayu, besi, dan lain-lain. Banyak unsur yang tidak terlihat namun kontribusinya sangat besar. Begitu juga dengan rendang sapi yang rasanya sangat lezat pun adalah hasil kolaborasi dari daging, air, dan banyak bumbu masak.

Itulah kekuatan dari kolaborasi mampu menghasilkan sesuatu yang luar biasa dengan cepat. Namun yang perlu digaris bawahi adalah anda harus memilih orang yang tepat untuk berkolaborasi jangan sampai salah memilih orang yang malah akan membawa anda pada kegagalan, kebangkrutan, keterpurukan dan sebagainya.

Oleh karena itu carilah partner yang sesuai dengan yang anda butuhkan, mulai dari niat atau tujuannya, keterampilannya, perilakunya, dan tentunya harus ada simbiosis mutualisme / ada kerja sama yang saling menguntungkan.

Generasi terbaik lahir dari lingkungan terbaik. Oleh karena itu carilah lingkungan yang terbaik yang menebarkan energi positif setiap saat. Sebaik apa pun benih tanaman jika ditanam di tanah yang tandus dia tidak akan tumbuh, sebaliknya sejelek apa pun benih tanaman jika ditanam di tanah yang subur dia akan tumbuh dengan baik apa lagi benih dengan kualitas tinggi.

Begitu juga dengan manusia. Meskipun anda memiliki talenta dan postensi yang luar biasa jika lingkungannya buruk, teman-teman anda buruk, maka akan berdampak buruk juga untuk diri anda, anda akan terkontaminasi, karena setiap waktu yang anda lihat, anda dengar, dan anda rasakan adalah hal-hal negatif seperti kemalasan, keluhan, cacian, dan sejenisnya.

Carilah lingkungan yang baik, teman-teman yang baik, rekan kerja yang baik, bacaan dan tontonan yang baik, dan bergabung dengan komunitas-komunitas yang postif. Jika itu semua dilakukan apa lagi jika lingkungan, teman, dan komunitasnya berhubungan dengan cita-cita anda maka anda akan semakin cepat meraih sukses yang anda impikan.

Nah agar orang lain dengan senang hati mau berkolaborasi dengan anda maka anda harus menjadi orang yang memiliki pengaruh dan karisma dalam lingkungan pergaulan. Yang tentu keberadaan anda dirasakan manfaatnya oleh orang lain. Jangan sampai anda menjadi orang yang ada maupun tidak ada sama saja alias tidak terasa. Untuk mencapai itu semua anda harus memberikan kontribusi kepada lingkungan dan orang lain baik berupa materi, ilmu, ide, gagasan, tenaga dan lain-lain. Tanpa kontribusi anda tidak akan pernah menjadi seorang yang berpengaruh dan berkarisma. 



Senin, 26 Juli 2021

Menjadi Agen Perubahan di era Industri 4.0

 Jadilah Agen Perubahan Bukan Follower

Seperti yang kita ketahui bersama Dunia dan seisinya terus mengalami perubahan dari waktu ke waktu tanpa ada yang mampu menghentikannya dan tiada yang bisa menghindar darinya.

Zaman akan terus berubah berubah dan berubah, tidak ada yang kekal kecuali perubahan itu sendiri begitulah kenyataannya siapa yang tidak ikut berubah makan akan tergilas oleh roda perubahan.

Bumi yang kita pijak, lingkungan yang kita tinggali, manusia, teknologi, ilmu kesehatan, musik, pendidikan dan berbagai bidang lainnya semuanya akan berubah dengan cepat dan tiba-tiba baik dengan kita sadari maupun yang tidak kita sadari.

Perubahan akan membuat kita merasa tidak nyaman dan mengacaukan yang sudah ada, namun tidak ada pilihan lain selain beradaptasi. Ya hanya mereka yang memiliki sifat adaptif dan responsif terhadap perubahan yang mampu bertahan seperti kata Charles Darwin berikut:

"It is not the strongest species that survives, nor the most intelligent, but the most responsive to change"
Bukan spesies terkuat yang bertahan hidup, juga bukan yang paling cerdas, tetapi yang paling responsif terhadap perubahan.

quote bijak tentang perubahan baca disini.

Siapa dan apa saja yang tidak menyesuaikan dengan pembaruan atau perubahan akan menjadi usang, tertinggal, binasa, dan berakhir dengan kepunahan. Teknologi yang paling maju sekali pun di masa lalu jika tidak berubah mengikuti Tren pasti punah di masa sekarang apa lagi di masa mendatang mungkin akan dilupakan.

"The world is changing very fast. Big will not beat small anymore. It will be the fast beating the slow"
Dunia berubah sangat cepat. Yang besar tidak akan mengalahkan yang kecil lagi. Ini akan menjadi yang cepat mengalahkan yang lambat” Rupert Murdoch

Sejak Canon mengeluarkan kamera digital kamera kodak yang masih menggunakan roll film langsung bangkrut. CD dan kaset dan tape bangkut sejak munculnya memory card. Mall-mall besar pada bertumbangan sejak munculnya marketplace, koran dan arus media utama gulung tikar jika tidak beralih ke online. Setiap ada pembaruan maka yang lama kan mati jika tidak mengikuti arus tersebut.

Dulu HP yang sebatas untuk telfon dan SMS sekarang dengan HP di tangan kita bisa melakukan banyak hal menonton film, mendengarkan musik, video call, sebagai navigasi untuk mencari alamat, belanja online, mengambil gambar/memotret, membuat video, browsing mencari info apapun di internet, bermain medsos, game dan kecanggihan kecanggihan lainnya dari HP kita apa lagi sekarang sudah dilengkapi dengan Artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Pergeseran dari paper ke digital seperti buku menjadi e-book, seminar menjadi webinar, tiket menjadi e-ticket, kursus menjadi e-course, bayar tol manual menjadi e-toll, transfer manual menjadi internet banking, dan masih banyak lagi.

Bahkan banyak pekerjaan manusia yang sudah digantikan oleh mesin atau robot. Dengan adanya sistem keamanan bersasis komputer Polisi dan Satpam tidak perlu lagi melakukan patroli cukup dengan CCTV sebagai pengawasnya keamanan bisa dikendalikan. Produksi-produksi industri dilakukan oleh robot dan lain-lain.

Semua perubahan diatas bukan hanya bisa mempengaruhi perilaku manusia tetapi juga bisa menguba tatanan dunia.

Perubahan adalah sunnatullah, sudah menjadi hukum alam di dunia ini maka yang harus kita lakukan adalah jangan puas dan terlena dengan keadaan sekarang, bersiap dan antisipasi dengan perubahaan yang akan terjadi, berdaptasi dengan perubahan, memonitor perubahan, nikmatilah setiap perubahan, dan bersiap untuk berubah lagi dan lagi. Tidak ada pertumbuhan di zona nyaman dan tidak ada kenyamanan di zona pertumbuhan.

Ciri hidup adalah berubah, bertumbuh dan berkembang tidak stagnan. Bahkan jika anda memilih diam dan tidak mau berubah dunia akan tetap berubah. Dan anda akan tertinggal bahkan lebih parahnya lagi anda akan menjadi barang rongsokan yang bernilai rendah, dicampakkan dan berujung di tong sampah.


Perubahan yang sangat cepat pada dunia ini memiliki 3 karakter

Speed            : Perubahasan yang begitu cepat, didukung oleh teknologi canggih
Surprise        : Banyak hal baru yang tidak terduga, dan berdampak luar biasa
Sudden Shift: Pergeseran tiba-tiba, tidak hilang namun berpindah

Dengan mengetahui sifat-sifat perubahan diatas kita bisa mengantisipasi terhadap segala perubahan yang akan terjadi sehingga kita akan lebih siap, lebih cepat merespon, lebih mudah beradaptasi dan bisa melakukan tindakan preventif untuk mencegah dampak negatifnya.

Agar kita bisa memimpin perubahan maka kitalah yang harus menjadi agent of change (agen perubahan) itu sendiri. Kita harus menjadi trendsetter bukan follower. 
Berikut yang bisa kita lakukan untuk menjadi agen perubahan

Disruption (distrupsi)

Distrupsi adalah melakukan/Membuat sesuatu yang baru sehingga yang lama menjadi ketinggalan zaman, kuno dan tak terpakai. Distrupsi juga berarti perubahan secara masif dan mengubah tatatan.
Secara etimologi distrupsi berarti gangguan /kekacauan, karena memang cara kerja distrupsi adalah menganggu atau mengacaukan tatanan yang sudah ada. Distrupsi biasanya merombak keseluruhan sistem yang sudah ada dan menggantinya dengan yang baru.

Distrupsi memiliki 2 karakteristik yakni:
1. Perubahan yang sangat mendasar/secara fundamental terkait model bisnis
Semua perusahaan-peruhaan besar yang memimpin pasar sudah tentu terus melakukan inovasi, namun inovasi tersebut sebatas untuk mempertahankan pasar dan pertumbuhan perusahaan, sebaliknya perusahaan-perusahaan pendatang baru (new entrants) menawarkan model bisnis baru yang berbeda dengan yang sudah ada. Contoh perusahaan Taksi konvensional sebenarnya sudah terus-terusan berinovasi tetapi setelah pendatang baru Go Car dan Grab Car menawarkan model bisnis baru yakni mempertemukan pemilik mobil dengan orang yang membutuhkan jasa angkut mobil memalui aplikasi.

2. Distrupsi selalu bermula pada pasar bawah (low-end)
Dengan menawarkan harga yang lebih murah, karena memang awalnya fokus melayani pasar bawah (loe-end) Go car dan Grab car tidak terdeteksi oleh dan tidak begitu di perhatikan oleh Taksi konvensional yang sudah memimpin pasar dan fokus melayani pasar atas (high-end). Tetapi dengan berbagai kemudahan dan benefit yang ditawarkan oleh Go car dan Grab car mereka sekarng menguasai pasar bawah dan pasar atas.

Inovation (Inovasi)

Inovasi atau reka baru adalah melakukan/membuat sesuatu yang baru. Banyak sekali definisi dari inovasi namun substansinya sama yaitu melakukan atau membuat sesuatu yang baru. Meskipun membuat sesuatu yang sudah baru di dalam inovasi biasanya tidak menghilangkan fundamental sistem atau tatanan yang sudah ada, kembali lagi ke Go jek atau go car yang sebelumnya hanya melayani jasa transportasi antar untuk orang, kemudian berinovasi dengan bayak layanan seperti go send, go food, go mart, go pay, go give dan lain-lain. Inovasilah yang akan membedakan antara pemimpin dengan pengikut.

Inovasi menyangkut semua unsur Benefit value dalam bisnis seperti desain baru, teknologi baru, pengalaman baru, cara atau metode baru, layanan baru dan sebagainya.

Inovasi memiliki karakteristik baru, khas, terencana, dan memiliki tujuan yang jelas.
Inovasi memiliki manfaat berikut; penyeselaian masalah (problem solving), menciptakan kualitas dan produktivitas, dan menghilangkan kejenuhan pasar.

Iteration (Iterasi)

Melakukan/membuat sesuatu yang sama dengan lebih baik lagi. Secara harfiah Iterasi berarti "Pengulangan" yakni melakukan sesuatu proses berulang-ulang untuk mendapat hasil tertentu yang lebih baik lagi dari sebelumnya. Konsep iterasi ini hampir sama dengan ATM (amati tiru modifikasi) seperti yang diterapkan oleh China. Produk apa pun yang laku di pasaran dunia ditiru oleh China kemudian dijual dengan harga yang jauh lebih murah tetapi dengan kualitas produk yang rendah.

Akan tetapi karena hal itu terus menerus dilakukan oleh China dan mereka pun terus melakukan modifikasi akhirnya China berhasil memperbaiki kualitas produknya dan menjadi negara produsen yang handal yang menguasai pasar dunia. Salah satu produk mereka yang tentu sering kita lihat adalah Smart Phone. Yang awalnya diremehkan oleh produsen besar karena kita sama-sama tahu dengan kualitas yang rendah dan fitur yang terbatas, tapi seiring berjalannya waktu dengan berbagai macam perbaikan akhirnya perlahan mereka menggeser pasar produk-produk smart phone dari negara lain.

Itulah 3 hal yang bisa anda lakukan untuk menjadi agen perubahan. Namun itu semua tidak akan pernah terwujud tanpa ilmu dan keterampilan yang mumpuni.

10 keterampilan yang dibutuhkan di era industri 4.0

  1. Complex problem solving (pemecahan masalah yang kompleks)
  2. Critical thinkink (Berpikir kritis)
  3. Creativity (Kreativitas)
  4. People management (Manajemen orang)
  5. Coordinating with other (Berkoordinasi dengan yang lain)
  6. Emotional Intelligence (Kecerdasan emosional)
  7. Judge And decision making (Hakim (menilai, mengadili, mempertimbangkan) dan pengambilan keputusan)
  8. Service orientation (Orientasi layanan)
  9. Negotiation (Negosiasi)
  10. Cognitive Flexibility (Fleksibilitas Kognitif)
Itulah hal-hal yang dibutukan untuk menjadi agen perubahan terutaman di era industri 4.0 ini. Beranikan diri untuk melakukan terobosan baru, dan mencoba hal-hal baru tanpa takut salah dan gagal.
Senin, 19 Juli 2021

Kaidah SMART meraih goal

 Cara SMART Gapai Target Anti Gagal

Setiap organisai atau perusahaan pasti memiliki goal, target atau tujuan. Begitu juga dengan kita semua pasti memiliki impian atau tujuan hidup.
Namun sayang masih banyak yang ngawur, tidak jelas, tidak terukur, dan tidak realistis dalam menentukan target yang ingin dicapai.

Setiap goal yang sudah dipancangkan pasti disertai dengan langkah-langkah untuk mewujudkannya. Namun sekeras apapun kita berjuang untuk meraih goal tersebut kalau goal yang kita tentukan ngawur, tidak jelas, tidak terukur dan tidak realistis tentu mustahil untuk diraih. Akan lebih parah lagi jika hidup tanpa tujuan.


Oleh karena itu ada kaidah yang harus anda penuhi agar target atau cita-cita anda/organisasi mudah untuk diraih yaitu dengan menggunakan metode SMART. SMART sendiri adalah singkatan dari Spesific, Measurable, Achievable, Realistic, dan Time bound / timely. SMART pertama kali diperkenalkan oleh George T. Doran pada tahun 1981. 

Berikut adalah kaidah SMART untuk meraih target impian

Spesific (spesifik)

Tujuan/goal yang anda pancangkan harus spesifik, jelas dan detail bisa diimajinasikan dan dirasakan dengan indra. Dengan begitu akan lebih mudah diwujudkan.
Kesalahan yang banyak terjadi adalah banyak individu atau organisasi yang menetepkan target masih secara umum, tidak spesifik dan tidak jelas atau samar-samar, tidak bisa diimajinasikan dengan baik dan dirasakan dengan indra, sehingga sulit sekali untuk diwujudkan.

Sama halnya seperti kita memanah jika papan target terlihat dengan jelas, posisinya, warnanya, ukurannya, dan jaraknya maka kita akan lebih mudah membidiknya dengan anak panah tepat pada posisi pusat papan target tesebut. Kalaupun meleset kemungkinan melesetnya tidak akan jauh.

Sebaliknya jika papan target posisinya disembunyikan dibalik tembok kemudian kita memanahnya bagaimana mungkin kita bisa membidiknya tepat sasaran, yang akan kita malah memanah secara serampangan.

Ya tujuan yang spesifik akan memudahkan kita untuk menyusun langkah-langkah, menyiapkan sumber daya yang dibutuhkan dan yang paling penting adalah kita bisa mengukur.

Contoh target yang umum
Dua tahun lagi saya ingin punya mobil
(tidak bisa diimajinasikan dengan baik)

Contoh target yang spesifik
Tanggal 30 Desember tahun 2023 saya ingin punya mobil Toyota Alphard warna putih
(rasakan seperti nyata tanggal belinya, warna mobilnya, empuknya sofa, suara mesin dan jalannya yang halus, dll)

Bandingkan perbedaan target yang umum dan target yang spesifik diatas. Tentu anda bisa merasakan perbedaan yang sangat signifikan.

Measurable (terukur)

Setelah anda menentukan target secara spesifik, kaidah selanjutnya dalam menetapkan goal/target selanjutnya adalah terukur (measurable). 

"Apa yang tidak bisa kita ukur tidak bisa kita atur"
Penting sekali mengukur target kita seberapa lama waktu yang dibutuhkan, berapa biayanya, seberapa banyak, dll. Jika goal tertukur maka kita akan lebih mudah mengaturnya.

Contoh jika kita ingin membeli sebuah mobil Toyota Alphard 2 tahun ke depan maka kita bisa mengaturnya memecah menjadi bagian-bagian kecil.
Harga 1 unit Toyota Alphard I milyar dibagi 2 tahun. Berarti anda harus bisa menabung sekitar 42 juta perbulan atau Rp.1400.000 perhari dengan begitu dalam 2 tahun anda sudah memiliki tabungan sebesar 1 milyar 8 juta rupiah dan target anda bisa tercapai tepat waktu.

Achievable (dapat dicapai)

Kaidah dalam menargetkan tujuan selanjutnya adalah dapat dicapai (Achievable). Jangan menetapkan target yang mustahil anda capai. Satu contoh anda mentapkan target membeli Toyota Alphard dalam waktu 2 tahun sedangkan penghasilan anda hanya 2 juta perbulan ya mimpi bisa beli Alphard kecuali ada keajaiban, ada yang ngasih misal, atau dapat hadiah hehehee...

Realistic (realistis)

Kaidah keempat dalam menentukan goal adalah bahwa goal tersebut harus realistis, nyata, dan rasional. Jangan sekonyong-konyong anda mentukan target tapi ngawur dan tidak masuk akal hanya ada dalam hayalan.

Contoh target realistis
Saya ingin membeli Toyota Alphard dua tahun kedepan dengan menabung 42juta perbulan karena penghasilan saya sebagai pengusaha 100 juta perbulan. (ini realistis)

Setelah lulus SMA saya ingin menjadi polisi (ini juga realistik terkait nanti lulus seleksi atau tidak)

Contoh target yang tidak realistis
Saya ingin membeli toyota alphard meskipun saya seorang pengangguran yang tidak punya penghasilan. (tidak realistis)

Saya ingin jadi polisi meskipun umur saya sudah diatas 30 tahun (mimpi, karena syarat untuk seleksi polisi maksimal usia 24 tahun)

Saya ingin menjadi Spiderman (ngawur parah!!!)

Ada dua versi huruf "R" dalam kaidah SMART ini, versi lain menyebutkan bahwa huruf "R" dalam SMART adalah Relevant (relevan , berhubungan, sesuai, bersangkutan)
Disebutkan bahwa target yang ditetapkan harus relevan dengan visi hidup atau visi organisasi sehingga berhubungan dengan target-target lainnya yang selaras dengan visi.

Time bound (batas waktu) / Timely (tepat waktu)

Kaidah terakhir dalam menentukan tujuan ini adalah Time bound (batas waktu) ada yang menyebutnya Timely (tepat waktu). Saya setuju dengan dua-duanya karena anda harus mencapai goal tepat waktu sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan bahkan kalau bisa sebelum batas waktu yang ditentukan anda harus sudah bisa mencapainya. 

Namun demikian batas waktu yang anda tentukan harus realistis dan bisa dicapai. Dengan adanya batas waktu anda akan tahu kapan anda harus memulai dan kapan anda harus mencapai goal tersebut. Sehingga anda bisa mempersiapkan segala sumber daya yang dibutuhkan dan bisa terpacu untuk segera mencapai tujuan anda bahkan bisa lebih cepat.

Visi, goal, target, atau tujuan adalah sesuatu dalam organisasi atau hidup seseorang, tanpa tujuan kita akan kehilangan arah..


Dengan menyusun goal setting berdasarkan kaidah SMART maka anda akan lebih jelas melihat goal anda, mengukurnya secara akurat dan akan mempermudah menyusun langkah-langkah untuk menggapainya.

So tetapkan goal kita saat ini juga menggunakan kaidah SMART dan mari kita wujudkan bersama...
"If you can dream it, you  can do it"
Sabtu, 03 Juli 2021

Manajemen, unsur dan fungsi manajemen

 Manajemen yang baik adalah kunci kesuksesan sebuah organisasi. Hanya dengan kemampuan manajerial yang mumpuni sebuah organisasi bisa berjalan dengan baik. 

Untuk itu setiap SDM yang terlibat dalam organisasi harus paham betul apa arti dari manajemen, hal-hal yang berkaitan dengan manajemen dan fungsi dari menejemen.

Manajemen memiliki banyak sekali definisi, secara etimologi manajemen berasal dari bahasa Inggris 'management' yang artinya 'pengelolaan, pengurus, pimpinan, penyelenggaraan'

Menurut KBBI manajemen memiliki dua definisi yaitu

  1. Penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran
  2. Pimpinan yang bertanggung atas jalannya perusahaan dan organisasi
Sedangkan menurut para pakar manajemen memiliki definisi sebagai berikut:
Menurut Ricky W. Griffin Manajemen adalah proses perencanaan, organisasi, koordinasi, dan kontrol pada sumber daya agar tujuan tercapai secara efektif dan efisien.

Menurut George Robert Terry Manajemen adalah proses khas dari beberapa tindakan seperti perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan.

Menurut Lawrence A. Appley Manajemen adalah keahlian dalam membangkitkan orang lain agar bersedia melakukan sesuatu.

Yayat M. Herujito mengartikan manajemen adalah pengelolaan pekerjaan guna mencapai tujuan bersama yang telah ditentukan sebelumnya, dilakukan dengan menggerakan orang untuk bekerja.

Sedangkan definisi manajer menurut KBBI sebagai berikut:
  1. Orang yang mengatur pekerjaan atau kerja sama diantara berbagai kelompok atau sejumlah orang untuk mencapai sasaran
  2. Orang yang berwenang dan bertanggung jawab membuat rencana, mengatur, memimpin, dan mengendalikan pelaksanaannya untuk mencapai sasaran tertentu.

Unsur-unsur dalam manajemen

Setidaknya ada 6 unsur yang terdapat dalam manajemen yakni Man, Methods, Machines, Money, Material, dan Market.

1. Man (manusia)

SDM atau orang-orang yang terlibat didalam organisasi, tim atau perusahaan adalah yang terpenting dalam mencapai tujuan organisasi/perusahaan.
Setiap posisi harus diisi oleh orang yang ahli dibidang, Semakin tinggi tingkat keterampilan yang dimiliki oleh setiap SDM, dan semakin solid kerja sama antar timnya maka akan semakin tinggi pula potensi sukses yang akan diraih.

2. Methods (metode)

Metode atau cara adalah unsur yang terdapat dalam manajemen yang digunakan untuk mengatur jalannya perusahaan/organisasi. Sistem yang diterapkan, tata tertib, SOP, standar mutu, quality control dll. 

3. Machines (Mesin)

Unsun machines dalam manajemen meliputi mesin-mesin atau alat-alat yang digunakan untuk menjalankan perusahaan, seperti kendaraan, mesin produksi, komputer, tools digital, dll.

4. Material (bahan)

Jika perusahaan anda bergerak dibidang produk fisik maka bahan yang dimaksud disini adalah bahan baku untuk produksi dari produk anda. Jika perusahaan bergerak dibidang portal berita tentu bahan yang dibutuhkan adalah berita itu sendiri.

5. Money (uang)

Setiap perusahaan maupun organisasi membutuhkan biaya operasional dalam menjalankan perusahaan tersebut, oleh karena itu uang menjadi unsur berpengaruh dalam kelancaran jalannya perusahaan. Dibutuhkan manajemen keuangan yang baik agar keuangan perusahaan bisa dikelola dengan baik dan efisien.

6. Market (pasar)

Pasar adalah salah satu unsur penting dalam menajemen terutama bagi yang bergerak dibidang usaha atau bisnis karena keberlangsungan perusahaan bergantung pada pasar perusahan itu sendiri. Sedangkan dalam bidang politik pasarnya adalah masyarakat yang tinggal diwilayah tersebut.

Unsur-unsur yang terdapat dalam manajemen diatas harus benar-benar dikelola dengan baik, agar perusahaan bisa berjalan dengan baik dan tujuan perusahaan lebih cepat dicapai.

 Fungsi Manajemen

Manajemen sebagai alat untuk mengembangkan perusahan setidaknya memiliki 4 fungsu yakni Planning (perencanaan), Organizing (pengorganisasian), Actuating (menjalankan, pelaksanaan, menggerakkan, pengarahan), dan Controling (pengendalian/pengawasan). Keempat fungsi tersebut biasa disingkat dengan POAC.

Planning (perencanaan)

Perencanaan adalah suatu proses menyusun model bisnis, program kerja, visi misi dan strategi guna mencapai tujuan organisasi.
Perencanaan dijadikan pijakan dan pemandu dalam melangkah sehingga bisa meminimalisir kesalahan dan membantu mempermudah dalam mencapai tujuan.

Dalam ilmu manajemen ada 3 tingkatan perencanaan yakni sebagai berikut:
1. Low level planning (perencaan tingkat rendah)
Low level planning ini sama dengan rencana jangka pendek dan tentu untuk mencapai tujuan jangka pendek karena berfokus pada hasil yang bisa dirasakan langsung sehingga yang bertanggung jawab adalah manajemen pelaksana yang mengatur aktivitas operasional sehari-hari.

2. Middle level planning (perencanaan tingkat menengah)
Perencanaan ini berfokus pada pencapaian tujuan jangka menengah, yang bertanggung jawab pada tingkatan perencanaan ini adalah mid-management atau manajemen tingkat menengah pada tiap-tiap divisi. Middle level planning sifatnya lebih pada administratif.

3. Top level planning (perencanaan tingkat atas)
Perencaan ini sama dengan rencana jangka panjang dan tentu berfokus pada pencapaian tujuan jangka panjang. Perencanaan ini bersifat strategis sehingga tanggung jawabnya dipikul oleh manajemen puncak.

Organizing (pengorganisasian)

Pengorganisasian adalah meyatukan sekelompok orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. 
Dengan adanya pengorganisasian struktur organisasi dan garis wewenang bisa ditetapkan dan diketahui bersama sehingga pembagian job desk tiap-tiap SDM lebih jelas dan terarah. Dengan pengorganisasian juga dapat memudahkan manajer pengawasan, evaluasi, koordinasi, dan alokasi sumber daya alam.
 

Actuating (menjalankan, pelaksanaan, menggerakkan)

Pelaksanan merupakan proses eksekusi dan implementasi dari setiap rencana, program kerja, ide, konsep, strategi dan misi organisasi yang bertujuan untuk mencapai tujuan organisasi.

Setiap individu yang terlibat dalam organisasi harus bisa memberikan kontribusi yang baik yang berdampak pada kemajuan organisasi.

Setiap program harus bisa dilaksanan dengan baik lalu kemudian dievaluasi setelah dievaluasi baru kemudian ditindak lanjuti agar semakin baik.

Proses pelaksanaan ini adalah tahapan yang paling sulit karena akan ada banyak hambatan, akan ada banyak hal yang terjadi diluar rencana. Oleh karena itu fleksibel lah dalam melaksanakan rencana, lakukan improvisasi sesuai dengan kondisi dan situasi riil lapangan.

Controling (pengendalian/pengawasan)

Tahap controling adalah proses pengendalian atau pengawasan terhadap jalannya organisasi. Apakah setiap program, rencana, SOP, sistem, strategi sudah dilaksanakan dengan baik? Bagaimana kinerja SDM? apakah semua berjalan sesuai rencana atau ada hal yang terjadi diluar rencana? apa saja permasalahan yang dihadapi? dan masih banyak lagi hal yang harus dikontrol dari organisasi.

Oleh karena itu tugas manajemen adalah memastikan bahwa setiap individu yang terlibat memberikan kontribusi yang maksimal, memastikan semua program, strategi, dan rencana berjalan dengan baik.

Pada tahap ini juga manajemen harus melakukan evalusi terhadap hal-hal yang tertulis diatas dan melakukan tindak lanjutnya.

Jumat, 02 Juli 2021

Analisis SWOT, Cara Ampuh Menjadi Pemenang

Jadilah Pemenang dengan Analisis SWOT

 Analisis SWOT sangat  dibutuhkan dalam berbagai bidang seperti Bisnis, Politik, Olah raga dan Karir dalam pekerjaan. Namun, sayangnya masih banyak seseorang, tim atau organisani yang belum paham bahkan belum mengetahi apa itu analisis SWOT. 

Analisis SWOT dibuat oleh Albert Humphrey saat memimpin riset pada Universitas Stanford dengan memakai data dari perusahaan-perusahaan Fortune 500.

Analisis SWOT adalah alat yang digunakan untuk mengembangkan strategi, memonitor dan mengevaluasi. Analisis SWOT sangat relevan dengan nasihat panglima Jenderal Tiongkok berikut:

"Kenali dirimu, kenali musuhmu, dan kenali medan tempurmu. Dan kau akan memenangi seribu medan pertempuran" (Sun Tzu)

Untuk mengenali diri sendiri, organisasi, mengenali musuh/kompetitor, dan medan maka kita butuh yang namanya 'Data". Tanpa data kita akan sulit menyusun rencana strategis. Ibarat pergi berperang menyerang musuh tanpa data itu sama seperti misi bunuh diri. Dengan data yang akurat berapa jumlah pasukan musuh, apa saja persenjataannya, bagaimana strategi berperangnya, apa kelemahan pasukan sendiri dan kelemahan pasukan musuh serta menguasai medan tempurnya, maka akan sangat mudah kita menyusun rencana strategis untuk memenangkan pertempuran. Begitu juga dalam bisnis dan bidang lainnya..

Di Jepang kita mengenal yang namanya Ninja atau Shinobi, ya Ninja adalah intelijen tingkat tinggi yang bertugas memata-matai dan mengumpulkan informasi/data. 

Di era modern ini kita juga perlu membangun pasukan ninja atau intelijen untuk mengumpulkan informasi dan kemudian mengolahnya menggunakan metode analisis SWOT untuk dipergunakan dalam memenangkan persaingan bisnis, politik, olah raga dll.

SWOT adalah akronim dari kata Strenght (kekuatan), Weakness (kelemahan), Opportunities (peluang), dan Thtreats (ancaman).

Strenght (kekuatan) dan Weakness (kelemahan) adalah faktor internal yang berada dalam kendali kita, akan tetapi penting bagi kita untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan kompetitor kita.

Sedangkan Opportunities (peluang) dan Threats (ancaman).adalah faktor eksternal yang berada diluar kendali kita

Berikut adalah contoh analisis SWOT dalam bisnis kuliner

Strenght (kekuatan)

Poin strenght adalah segala hal yang merupakan Kekuatan, kelebihan, keunikan atau sisi positif yang dimiliki oleh perusahaan anda. Faktor strenght bersifat dari dalam perusahaan anda sendiri baik dari kekuatan produk, SDM, tools yang digunakan, tempat, dan lain-lain, contoh:
  • Rasa nikmat
  • Pelayanan cepat dan ramah
  • Tempat strategis
  • Staf memiliki kemampuan yang mumpuni
  • Memiliki reputasi yang baik di mata pelanggan
  • Tim yang solid dan loyal
  • Tempat asyik
Faktor strenght dapat membantu dalam mencapai tujuan atau mengambil keuntungan. Sehingga kelebihan-kelebihan itulah yang harus dipublikasikan ke pelanggan dan calon pelanggan agar mereka semakain yakin mau nongkrong di resto/kedai anda. Jadikan kekuatan yang dimiliki oleh bisnis anda tersebut senjata yang mampu mengambil keuntungan dari setiap peluang yang ada.

Catatan: Selain mengetahui kekuatan dari bisnis anda sendiri anda juga harus mengetahui kekuatan dari kompetitor anda agar anda terpacu untuk lebih kreatif dan inovatif. Tetapi jangan terlalu fokus mengamati kelebihan lawan tapi justru lalai memperbaiki bisnis sendiri.

Weakness (kelemahan)

Poin weakness adalah segala hal yang merupakan kelemahan, kekurangan atau sisi negatif yang dimiliki oleh perusahaan anda. Faktor weakness bersifat dari dalam perusahaan anda sendiri baik dari kelemahan produk, SDM, tools yang digunakan, tempat, dan lain-lain, contoh:
  • Lahan parkir sempit
  • Model bisnis yang perlu diperbaiki
  • Proses bisnis yang perlu diperbaiki
  • SOP tidak dilaksanakan dengan baik
  • Tidak ada standar mutu
Faktor weakness tersebut adalah salah satu faktor penghambat dalam mencapai tujuan. Sehingga segala kekurangan tersebut harus bisa tutupi dengan kekuatan dan mengatasi kelemahan agar tidak menghalangi untuk bisa mendapatkan keuntungan bahkan kalau bisa rubah kelemahan menjadi keuntungan.

Catatan: Selain mengetahui kelemahan dari bisnis sendiri anda juga harus mengetahui kelemahan dari kompetitor untuk dijadikan sebagai celah dalam memenangkan persaingan.

Opportunities (peluang)

Peluang adalah ruang gerak, baik yang konkret maupun yang abstrak, yang memberikan kemungkinan bagi suatu kegiatan untuk memanfaatkannya dalam usaha mencapai tujuan. Faktor opportunities bersifat dari lingkungan sekitar, contoh:
  • Regulasi pemerintah yang mendukung
  • Minim persaingan
  • Pasar yang masih luas
  • Acara atau event tertentu yang bisa dimanfaatkan perusahaan dalam menumbuhkan bisnis atau menaikkan omzet
Faktor opportunities sama seperti faktor strenght adalah  faktor yang dapat membantu dalam mencapai tujuan. Sehingga setiap peluang yang muncul harus bisa dimanfaatkan dengan baik menggunakan kekuatan yang dimiliki oleh perusahaan. Jangan lewatkan setiap peluang yang ada karena peluang tidak datang dua kali. Dan jangan sampai justru kompetitor anda yang mengambil peluang tersebut.

Threats (ancaman)

Ancaman adalah segala sesuatu yang bisa menghambat atau merugikan bisnis anda. Faktor threats sama seperti faktor opportunities bersifat dari lingkungan sekitar, dan berada diluar kendali kita, contoh:
  • Apakah sudah ada pesaing yang bisa merebut pelanggan anda
  • Apakah ada new entrant (pendatang baru) yang berpotensi mengambil market anda
  • Apakah pemasok bahan baku selalu tersedia dan harganya selalu sama
  • Apakah market behavior (pelaku pasar) berubah dan berdampak negatif pada bisnis anda
  • Tren pasar yang terus berubah dan mengancam kelangsungan bisnis anda
  • Kompetitor yang terus berinovasi
Faktor threats sama seperti faktor weakness adalah faktor yang dapat menghambat dalam mencapai tujuan maupun mengambil keuntungan. Sehingga perusahaan harus bisa mengatasi setiap ancaman yang datang.

Anda juga bisa mengubah analisis SWOT di atas menjadi sebuah tabel atau bagan seperti berikut

Strength

Weakness

Opportunities

Threats

1.    Rasa nikmat

2.    Pelayanan cepat dan ramah

3.    Tempat strategis

4.    Staf memiliki kemampuan yang mumpuni

5.    Memiliki reputasi yang baik di mata pelanggan

6.    Tim yang solid dan loyal

7.    Tempat asyik

 

1.    Lahan parkir sempit

2.    Model bisnis yang perlu diperbaiki

3.    Proses bisnis yang perlu diperbaiki

4.    SOP tidak dilaksanakan dengan baik

5.    Tidak ada standar mutu

 

1.    Regulasi pemerintah yang mendukung

2.    Minim persaingan

3.    Pasar yang masih luas

4.    Acara atau event tertentu yang bisa dimanfaatkan perusahaan dalam menumbuhkan bisnis atau menaikkan omzet

 

1.    Apakah sudah ada pesaing yang bisa merebut pelanggan anda

2.    Apakah ada new entrant (pendatang baru) yang berpotensi mengambil market anda

3.    Apakah pemasok bahan baku selalu tersedia dan harganya selalu sama

4.    Apakah market behavior (pelaku pasar) berubah dan berdampak negatif pada bisnis anda

5.    Tren pasar yang terus berubah dan mengancam kelangsungan bisnis anda

6.    Kompetitor yang terus berinovasi


Setelah data terkumpul dan dianalisi menggunakan metode SWOT. Langkah selanjutnya adalah mengubahnya menjadi strategi jitu yang siap eksekusi. Kontrol dan evaluasi terus setiap strategi yang dilaksanakan. 

Strategi yang dihasilkan

Dari analisis SWOT diatas perusahan dapat mengambil langkah-langkah atau strategi sebagai berikut:
  1. Meningkatkan segala kekuatan yang sudah dimiliki oleh perusahaan
  2. Memperluas lahan parkir
  3. Memperbaiki model bisnis
  4. Memperbaiki proses bisnis
  5. Mengontrol pelaksanaan SOP agar berjalan dengan baik
  6. membuat standar mutu produk dan layanan
  7. Memperluas pasar
  8. Membuat event atau menjadi sponsor acara yang akan berdampak baik bagi perusahaan
  9.  Mengedepankan kepuasan pelanggan agar pelanggan tidak lari ke kompetitor
  10. Terus melakukan inovasi, dll.

Jangan lupa selalu update data secara berkala, dan merubah strategi sesuai kondisi terbaru.
Analisis SWOT diatas dan strategi yang dihasilkan hanya contoh sederhana anda bisa mengembangkan sendiri sesuai kebutuhan baik, bisnis, politik, tim, organisasi, olahraga, karir dalam pekerjaan dan lain-lain.

Semoga dengan analisis SWOT ini bisa memudahkan anda dalam mencapai kesuksesan dalam hidup.

Tingkatan Ilmu Menurut NLP VS Empat Kuadran Roda Bob Sadino

“There is no elevator to success. You have to take the stairs”
“Tidak ada lift untuk mencapai kesuksesan. Kamu harus menaiki tangga”

Saya sangat setuju dengan kutipan diatas, bahwasanya tidak ada yang instan di dunia ini bahkan mie yang katanya instan pun harus diproses terlebih dahulu sebelum benar-benar bisa dinikmati. Ibu melahirkan harus melewati masa hamil sekitar 9 bulan, seekor ulat harus berproses menjadi kepompong dulu sebelum menjadi kupu-kupu yang cantik, semua ada tahapan yang harus dilalui barangsiapa yang tidak mampu berproses sudah bisa dipastikan ia akan gagal dalam meraih kesuksesan dibidang apapun.

Begitu juga dalam mencapai suatu keahlian, ada tahapan atau tingkatan yang harus Anda lalui, berikut adalah tingkatan ilmu menurut NLP dan empat kuadran roda Bob Sadino:

Tingkatan ilmu menurut Neuro-Linguistic Programming (NLP)

1. Unconscious Incompetence

Unconscious incompetence adalah suatu kondisi ketidakmampuan yang tidak disadari. Contoh jika Anda belum tahu ada ilmu bernama "copywriting" berarti ada berada pada tingkatan ilmu 'Unconscious incompetence'. Pada tingkatan ini jangankan bisa bahkan tahu saja tidak.

2. Conscious Incompetence

Conscious Incompetence adalah ketidakmampuan yang disadari. Contohnya adalah Anda sudah tahu bahwa ada ilmu bernama "copywriting" dan Anda sadar bahwa Anda belum bisa ilmu "copywriting" tersebut. Jika Anda memutuskan untuk mempelajari ilmu "copywriting", maka Anda akan naik tingkat ke tahapan berikutnya

3. Conscious Competence

Conscious competence adalah kemampuan/kompetensi sadar. Ketika Anda dengan sengaja belajar copywriting, secara sadar berlatih copywriting dan akhirnya bisa, maka Anda berada pada tingkatan Conscious competence. Jika Anda terus-menerus mengasah kemampuan copywriting, Anda akan naik ke level berikutnya..

4. Unconscious Competence

Unconscious Competence adalah kemampuan/kempetensi bawah sadar. Ketika Anda sudah menguasai ilmu copywriting dan sudah mampu membuat copywriting secara spontan atau tanpa berpikir lagi atau sering kita sebut "sudah diluar kepala". Jika Anda terus mengembangkan teknik copywriting Anda dan menghasilkan penemuan-penemuan baru dibidang copywriting, maka Anda akan naik ketingkatan berikutnya

5. Mastery

Pada tingkatan ini Anda sudah mencapai level tertinggi yaitu AHLI. Anda bukan hanya mampu membuat copywriting yang baik dengan mudah dan diluar kepala tetapi copywriting yang Anda hasilkan luar biasa, menarik, membuat penasaran dan mampu menghipnotis pembaca. Anda juga mempu memadukan ilmu copywriting dengan ilmu lain, mempu menghasilkan temuan-temuan terbaru dibidang copywriting dan lain sebagainya.

Itulah tingkatan ilmu menurut ilmu NLP yang mudah-mudahan bisa memacu Anda untuk bisa mencapai tingkatan ilmu tertinggi bidang yang Anda geluti.

Berproses adalah fase yang menyakitkan, melelahkan dan membosankan tidak semua orang sanggup melewatinya maka dari itu tidak banyak pula orang yang bisa sukses pada suatu bidang tertentu so jika Anda ingin meraih apa yang tidak diraih oleh banyak orang maka lakukan apa yang tidak dilakukan oleh banyak orang. 


Untuk pembahasan tingkatan ilmu menurut kuadaran Roda Bob Sadino silakan baca disini.

Minggu, 15 November 2020

Begini jadinya jika hidup tanpa tujuan

Di suatu siang yang terik Catim menghampiri taksi yang sedang mangkal dan langsung masuk kedalam taksi tersebut.

Sopir: "Selamat siang pak, Bapak mau saya antar kemana? (sambil menyalakan mesin mobil dan argometer)

Catim: "Hhmmm kemana yach!!!... Gak tau mas bingung... terserah mas aja dech mau bawa saya kemana.."

Sopir: "?!#!?#!?" (melongo)

Sopir taksi pun segera mengendari taksinya dan membawa Catim pergi tanpa tujuan yang jelas menghabiskan bensin dan tentu saja membuang-buang waktu untuk hal-hal tidak jelas. Ketika taksi berhenti disuatu tempat tidak menyenangkan Catim langsung tersadar lho kok berhenti disini sih, ini bukan tempat yang saya harapkan. Sedangkan dimanapun taksi itu berhenti atau kehabisan bensin, mau gak mau Catim harus membayar biaya yang tertera di argometer. (syukur-syukur kalau berhentinya ditempat yang asyik kalau berhentinya di tempat yang angker kan gak lucu)

Begitu juga dengan hidup, meskipun Anda tidak memiliki tujuan hidup, yang namanya kehidupan akan terus berjalan dan waktu yang sudah berlalu tidak akan bisa diputar kembali meskipun hanya satu detik.Jadi kalau Anda menjalani hidup tanpa tujuan yang jelas itu artinya Anda hanya menunggu mati saja, buang-buang waktu, tenaga, pikiran, dan materi. Dan ketika Anda berada di suatu kondisi sudah renta serta tidak punya apa-apa, Anda akan menyesali bahwa itu bukanlah kehidupan yang Anda inginkan.

Lihatlah di sungai yang mengikuti arus itu hanya kotoran, sampah dan bangkai saja kemana pun arus membawa pokoknya ikut saja (syukur kalau bermuara di lautan yang luas atau di dana yang jernih, bagaimana kalau nyangkut di selokan atau comberan?). Sedangkan ikan yang hidup dia akan berenang mengikuti tujuan meskipun melawan arus.

Memang ada orang yang bisa sukses tanpa perencanaan dan tujuan hanya mengikuti arus kehidupan yang membawanya saja tapi itu hanya sedikit orang saja dan itupun mungkin karena faktor keberuntungan. Dan biasanya sukses yang seperti ini tidak bisa diturunkan atau diajarkan ke orang lain karena tidak memiliki pola.

Setidaknya kita hidup di dunia harus memiliki dua tujuan yaitu TUJUAN DUNIA dan TUJUAN AKHIRAT. Lalu berusahalah untuk mencapai tujuan tersebut dengan mengerahkan seluruh potensi yang kita miliki akal, tubuh, ilmu, relasi, strategi, alat dan lain-lain. Hingga kita bisa mencapai kesuksesan di dunia dan di akhiran, kemudian mengajarkan dan menularkan pola kesuksesan tersebut kepada orang lain.

Jangan sampai kita menua dan mati tanpa memberikan usaha terbaik. Lakukanlah yang terbaik sebelum penyesalan datang. Ingatlah penyesalan itu ada dua yakni menyesal karena telah melakukan sesuatu dan menyesal karena belum sempat melakukan sesuatu sementara kesempatannya sudah tidak ada lagi.

Simaklah kisah berikut....

Pada hari pertama kegiatan perkuliahan, seorang dosen bergelar profesor memberikan mata kuliah umum di auditorium sembuah kampus ternama. ketika sesi penyampaian motivasi, sang dosen meminta salah seorang maha siswa untuk naik ke panggung auditorium itu.

Kemudian sang dosen menunjuk sebuah papan dart yang sudah terpasang di papan tulis yang berada ditengah panggung dan menghadap ke para maha siswa.

" Anda lihat papan dart itu?" tanya sang dosen

"ya, saya lihat prof!" maha siswa itu menatap papan dart dengan penuh tanda tanya

"Saya beri Anda tiga buah anak panah dart, jika semua lemparanmu tepat mengenai papan itu di angka berapa saja, saya beri Anda hadiah. Mau?"

"Mau banget, prof". Maha siswa tersebut terlihat bersemangat dan wajahnya pun berseri-seri

Lemparan pertama, tepat mengenai angka 5. Lemparan kedua anak panah menancap kuat di angka 8. Dan lemparan ketiga anak panah mendarat di angka 3. Sang dosen pun memberikan hadiah kepada maha siswa tersebut sesuai dengan janjinya.

Lalu maha siswa tersebut menuruni panggung sambil melambai-lambaikan hadiah itu ke teman-temannya.

"Baik, berikutnya giliran perempuan yang maju, satu orang saja. Silakan siapa yang bersedia"

"Saya" Seorang maha siswi tercantik dikampus itu mengangkat tangan dan langsung bergegas menaiki panggung.

"Ok, saya beri Anda tiga kesempatan untuk melempar anak panah dart, dan jika skor Anda diatas skor teman Anda tadi, Anda berhak mendapatkan hadiah yang sama  seperti teman Anda tadi, plus saya jamin Anda mendapat nilai A untuk semua mata kulah saya.

Senyum manis terlihat merekah diwajah cantik maha siswi itu membuatnya terlihat jauh lebih cantik lagi. Maha siswi itu pun bersiap untuk membidik sasaran.

Ketika maha siswi itu ingin melemparkan anak panah pertamanya tiba-tiba sang dosen berkata

"Tunggu dulu" Kemudian sang dosen mengambil papan dart tersebut dan menaruhnya dibalik papan tulis.

Senyum ceria di wajah maha siswi itu hilang seketika dan berganti dengan raut wajah yang penuh dengan kebingungan.

"Ayo, cepat lempar" Sang dosen memerintahkan sambil tersenyum

Maha siswi tersebut terlihat ragu-ragu

"Sudah lempar saja jangan ragu-ragu"

Maha siswi tersebut segera melemparkan ketiga anak panah secara serampangan dan terlihat tidak begitu bersemangat.

Tuk..... tuk...... tuk.

"Bagaimana, lemparan Anda lebih baik atau lebih buruk dari lemparan temanmu tadi?"

Maha siswi tersebut terdiam dengan wajah kebingungan, tak tahu apa yang harus ia katakan. Melihat hal tersebut sang dosen langsung menyapu pandangannya ratusan maha siswanya yang sedang menyimak antusias

"Pelajaran apa yang bisa kalian ambil dari dua peristiwa tadi" Tanya dosen

Seorang maha siswa mengangkat tangan. " Jika kita memiliki target/tujuan yang jelas kemungkinan keberhasilannya jauh lebih besar dibanding tidak memiliki target yang jelas"

Maha siswa lain menimpali, "melihat target dengan jelas menentukan tingkat keberhasilan untuk mencapai target tersebut"

"Intinya kita butuh target, prof" ujar seorang maha siswi merangkum jawaban kedua rekannya.

Sang dosen tampak begitu lega mendengar jawaban para maha siswanya itu. Mereka paham betul pelajaran penting dari hal yang ia demonstrasikan itu. Kemudian yang dosen mengalihkan perhatiannya ke gadis cantik yang masih berdiri mematung di dekatnya.

"Baik, karena Anda sudah berani tampil untuk naik ke panggung, saya sangat mengapresiasikan keberanian dan usaha Anda"

"Ini hadiah untuk Anda, Terkait mata kuliah saya, silakan Anda belajar dengan keras jika ingin mendapat nilai A." Ujar sang dosen

Setelah mengucapkan terima kasih, maha siswi tersebut langsung menuruni panggung sambil melambai-lambaikan hadiah yang ia terima dari sang dosen.

Baca juga: Kaidah SMART mencapai goal anti gagal

Dari kisah tersebut, saya yakin Anda bisa mengambil banyak pelajaran yang terkandung didalamnya tanpa perlu saya jelaskan lagi.

So tetapkan target/goal Anda mulai hari ini juga, jangan tunda lagi

Namun yang perlu diperhatikan adalah tujuan itu tak akan cukup hanya diucapkan tetapi juga harus ditulis bahkan kalau perlu harus dideklarasikan juga.

Pada tahun 1954 para peneliti mendata semua lulusan Yale University. Ternyata pada tahun tersebut hanya 3% dari mereka yang memiliki goal tertulis.

Dua puluh tahun kemudian. 1974. Para peneliti mendata kembali para lulusan tersebut. Hasilnya sangat mengejutkan. Mereka yang memiliki tujuan tertulis hidupnya jauh lebih sukses dan lebih bahagia.

Yang menjadi pengusaha, bisnis mereka sangat maju, yang menjadi karyawan, mereka menjadi karyawan yang sangat berprestasi dengan gaji yang tinggi. Begitu juga dibidang lainnya, dan total kekayaan mereka yang 3% ini jauh berbeda dibandingkan dengan total kekayaan yang diraih 97% lulusan lainnya.

Ya pencapaian 3% lulusan yang menuliskan goal mereka jauh diatas rekan-rekan satu almamater yang tidak punya tujuan/goal tertulis.

So, Yakin belajar tanpa tujuan

yakin masih mau menjalani hidup tanpa tujuan?

Seperti kata Buya Hamka

"Jika hidup sekedar hidup, kera di hutan juga hidup. Jika kerja sekedar kerja kerbau di sawah juga kerja"

Dalam segala hal kita harus punya tujuan

Bepergian

Belajar

Bekerja

Beribadah dan lain-lain

Semua harus ada tujuan jelas yang akan dicapai agar tak jadi sia-sia dan buang-buang waktu.

Selanjutnya setelah Anda memiliki tujuan tertulis segera deklarasikan tujuan tersebut kepada teman-teman, sahabat-sahabat, keluarga dan guru. Bahkan kalau perlu posting di medsos seperti fb dan ig dan tag teman-temanmu agar Anda lebih bersemangat dalam meraih tujuan yang sudah Anda tulis, selain itu akan ada yang mengingatkan ketika Anda lupa atau sedang dalam keadaan tidak bersemangat.


Baca juga: mantra sakti meraih tujuan


Jumat, 28 Agustus 2020

Tiga Titik Hitam Yang Bisa Menghancurkan

Tiga titik hitam yang menghancurkan

Sudah menjadi sunnatullah bahwa setiap orang ingin bertumbuh dan sukses, akan tetapi masih banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya melakukan hal-hal yang justru menjerumuskan diri sendiri ke dalam titik hitam atau lembah hitam yang membut mereka gagal menjadi orang sukses bahkan menghancurkan kesuksesan yang sudah mereka raih.

Tiga titik hitam ini adalah tiga hal yang bisa merusak atau menghancurkan Anda dari dalam tanpa Anda sadari, cepat atau perlahan namun pasti.

Tiga titik hitam yang membuat Anda gagal sukses


Tiga hal yang membuat kamu gagal bertumbuh, berkembang dan sukses adalah sebagai berikut:

1. Blaming (Menyalahkan)

Seseorang yang suka menyalahkan orang lain, menyalahkan keadaan, dan menyalakan alat yang ia gunakan tidak akan sempat untuk melakukan introspeksi diri karena waktunya disibukkan untuk menyalahkan apapun sehingga ia tidak mengetahui apa kekurangan, kelemahan dan kesalahan dirinya. Seperti kata pepatah "Tukang yang bodoh akan menyalahkan alat-alatnya, bukan menyalahkan diri sendiri".

Kalau tidak mengetahui kekurangan, kelemahan dan kesalahan diri sendiri bagaimana mungkin bisa memperbaiki. Tidak mengetahui apa kesalahan sendiri adalah kesalahan terbesar seseorang. So berhentilah menyalahkan orang lain, berhentilah menyalahkan alat, dan berhentilah menyalahkan keadaan.

Renungkanlah nasihat dari Gede Prama ini
Jika seseorang menyalahkan orang lain, maka ia perlu belajar
Jika seseorang menyalahkan diri sendiri, maka ia mulai belajar
Jika seseorang berhenti menyalahkan, maka pembelajaran usai

2. Excuse (Alasan)

Titik hitam yang kedua adalah suka membuat alasan. Orang yang suka membuat alasan biasanya dia punya bermacam-macam alasan ketika dia melakukan kesalahan, gagal dalam tugas, tidak disiplin dan sebagainya.

Bahkan mungkin dia punya 1001 alasan untuk membela diri dari kesalahan, kegagalan, atau ketidak disiplinan yang ia lakukan. Seperti: terlalu banyak pekerjaan yang dibebankan ke saya, saya sangat sibuk jadi tidak ada waktu, itu bukan keahlian saya, saya tidak punya modal, saya tidak berani mengambil resiko, saya tidak punya banyak jaringan, itu sangat berbahaya, saya tidak enak badan, saya lelah dan seribu satu alasan lainnya.

Alasan memang perlu untuk mengetahui kendala yang dihadapai tetapi bukan berarti segala sesuatu dijadikan alasan padahal permasalahan sebenarnya ada pada diri sendiri. 

Selain itu orang yang sering beralasan akan menjadi karakter.

3. Denial (Menolak/menyangkal)

Titik hitam yang ketiga adalah penolakan. Menolak nasihat, menolak kritik, memolak saran, menolak ilmu yang disampaikan orang lain, dan menolak kebaikan-kebaikan lainnya.

Orang seperti ini biasanya memiliki sifat arogan sehingga merasa sudah pintah, paling tahu dibanding orang lain dan merasa paling hebat sehingga apapun yang disampai oleh orang lain akan ditolak dan disangkal.

Sifat Denial akan menjadikan seseorang seperti katak dalam tempurung, merasa diri paling mengetahui segalanya padahal wawasannya sempit, ilmunya dangkal dan tidak tahu apa-apa.

Sejatinya nasihat, pendapat, saran, kritik dan ilmu yang disampaikan orang lain akan membuat kita menjadi pandai, bijak, dan berwawasan luas. Renungkan setiap apa yang disampikan oleh orang lain karena itu adalah tanda kebijaksanaan kita bukannya malah tersinggung karena itu mencerminkan kebodohan diri kita.

Bahkan jangan malu untuk belajar sama anak kecil. Diatas langit masih ada langit, kita tidak tahu, kita ini berada diposisi mana yang pasti selalu ada pelajaran yang bisa kita ambil dari orang lain.

Mata tanpa penutup menghasilkan pandangan
Telinga tanpa penutup menghasilkan pendengaran
Hidung tanpa penutup menghasilkan penciuman
Hati tanpa penutup menghasilkan kebijaksanaan

Jika selama ini kita belum bisa bijak tentunya masih ada yang menutupi hati kita yaitu ego, kesombongan, kedengkian dan penyakit hati lainnya.

Oleh karena itu buka mata, buka telinga, buka hati dan jadilah penerima segala kebaikan

Selain 3 titik hitam diatas masih ada satu lagi lembah hitam yang jangan sampai kita jatuh kedalamnya sehingga sulit naik kembali yaitu Complaining (Mengeluh).

Dulu saya punya teman yang suka mengeluh, setiap hari bahkan mungkin setiap jam ia lewati dengan mengeluh. Ya, mengeluhkan apapun entah itu pekerjaan, teman, atasan, dan lainnya. Begitulah jika terlalu sering mengeluh akan menjadi karakter yang sulit dirubah lagi sekalipun apa yang dikeluhkannya sudah dipenuhi dia akan terus mengeluh dan mengeluh lagi.

Syukuri apa yang ada. Mengeluh tidak akan merubah keadaan, buang-buang waktu bahkan justu akan memperkeruh keadaan. Dari pada mengeluh lebih baik gunakan waktu kita untuk hal-hal yang jauh lebih berguna.

Tiga titik hitam yang menghancurkan

Tidak titik hitam yang menghancurkan ini lebih ganas dari tiga titik hitam yang sudah dijelaskan diatas. Tidak titik hitam tersebut adalah:

1. Kesombongan

Kesombongan adalah awal dari kehancuran, kita pasti sering mendengar kalimat itu dan memang benar adanya bahwa kesombongan akan berujung dengan kehancuran. Lihatlah kisah umat nabi-nabi terdahulu dan kisa Fir'aun yang diazab dan dihancurkan sampai mereka semua musnah akibat kesombongan mereka.

2. Ketamakan

Hal lain yang bisa menghancurkan adalah ketamakan atau kerakusan. Kisah ketamakan Qarun dan kisah-kisah lainnya tentang ketamakan mengajarkan kita bahwasanya ketamakan akan berakhir dengan kehancuran.

3. Kedengkian

Titik hitam yang ketiga adalah kedengkian. Cukuplah kisah Nabi Yusuf dan saudara-saudaranya, dan kisah putra nabi Adam mengingatkan kita akibat dari kedengkian yang menjerumuskan pada kehancuran.

Yang lebih berbahaya dari sifat-sifat diatas adalah kita tidak menyadari bahwa kita sedang terjatuh kedalam lembah hitam tadi sehingga kita tidak memiliki upaya untuk naik dan keluar. Yang lebih parah lagi kita sadar sedang berada dalam jurang hitam tadi tapi malah bangga dan kita menikmatinya.

Semoga kita semua dijauhkan dari sifat-sifat buruk tadi, dijauhkan dari tiga titik hitam diatas.

Senin, 20 Juli 2020

Paksalah Meskipun Sakit

KADANGKALA PEMAKSAAN ITU HARUS MESKIPUN GAK ENAK!!!

"Carilah teman yang memaksa kamu untuk berkembang bukan yang membuat kamu nyaman"
Itu adalah nasihat yg sampai saat ini saya ingat meskipun saya lupa dari mulut siapa nasihat itu keluar.

Ya teman yang baik bukanlah teman yang membuat kita nyaman yang selalu mendukung dan membela kita tak peduli kita benar atau salah pokoknya dukung terus sampai mati persis seperti di film-film, bukan pula teman yang selalu membiarkan kita meskipun kita sedang di jalan yg salah, keliru atau khilaf.

Tetapi teman yang baik adalah teman yang memaksa kita untuk berkembang, selalu mengingatkan dan menasehati jika kita salah, mengajak kepada kebaikan, mencerdaskan dan menshalehkan.

Analoginya jika kita jatuh kedalam jurang teman yang tidak peduli akan bersikap cuek dan berkata "bodoh amat bukan urusan gue", teman yang selalu mendukung apapun kondisi kita akan membuat kita lebih nyaman didalam jurang dengan berkata "gimana kamu nyamn gak disitu ini saya kasih bantal, selimu, kasur dll.

Sebaliknya teman yang baik akan mengangkat kita untuk naik ke atas meskipun kita tidak mau dan sudah merasa nyaman di dalam jurang itu.
Teman: Ayo sini saya bantu naik keatas
Kita    : Gak mau ah enak disini nyaman
Teman: Udah pokoknya kamu harus naik keatas sini jangan disitu terus

Itulah sejatinya teman yang baik selalu memaksa kita untuk menjadi lebih baik, bertumbuh dan berkembang. 

Begitu juga dengan hal lainnya..
Carilah lingkungan yang memaksa kita untuk berkembang
Carilah sekolah yang memaksa kita untuk berkembang
Carilah tempat kerja yang memaksa kita untuk berkembang
Carilah organisasi yang memaksa kita untuk berkembang


Apalagi untuk anak-anak karena masa emas tumbuh kembang, fisik, karakter dan bakatnya ada pada masa ini, kalau salah memilih teman, lingkungan dan sekolah akan berakibat fatal, besar sekali pengaruhnyah terhadap masa depan anak dan kita tidak bisa mengulang masa emas tumbuh kembang anak-anak kita.

Ibarat bibit, sebagus apapun kualitas bibit tersebut jika ditanam di tanah yang tandus dan nihil unsur hara/nutrisi bibit tersebut tidak akan bisa tumbuh, tetapi bibit yang kualitasnya biasa saja jika di tanam ditanah yg subur dan kaya akan unsur hara dia akan tumbuh dengan maksimal apalagi bibit unggul kualitas terbaik.

Generasi yg unggul lahir dri lingkungan yang unggul

Teman yang tepat, lingkungan yang tepat, tontonan yang tepat, buku bacaan yang tepat akan membaut kita melesat cepat sukses dunia akhirat.

CELAKANYA banyak orang tua yang pasrah terhadap anaknya tidak bisa mengatur anak bahkan cenderung diatur oleh anak.

Contoh nyata yang banyak saya temukan adalah ketika anak-anak ingin mendaftar ke sebuah sekolah banyak para orang tua yg tidak bisa menentukan sikap dengan berkata "Saya mah terserah anak saja mau sekolah dimana gak mau maksain anak takut percuma di paksain juga"

Tanpa menggali informasi teman-temannya kelak seperti apa, lingkungannya seperti apa, kurikulum dan programnya seperti apa fasilitasnya ada apa saja. Karena memilih sekolah berarti memilih teman, senior/kakak kelas, guru, memilih lingkungan, kurikulum, program dan fasilitas yg disediakan (satu paket).

Padahal sunnahtullah sifat anak-anak adalah suka teman dan lingkungan yang membuatnya nyaman dan gak suka di paksa. Saya pasti kalau anak disuruh milih sendiri mereka akan memlilih lingkungan pendidikan nyaman, tidak banyak tekanan, minim, program dan sebagainya.

Kalau bukan kita para orang tua yang memaksanya mau siapa lagi?
Memang semua sekolah itu baik tidak ada yg buruk tapi sekali lagi untuk tumbuh kembang anak yg tidak bisa diulang kita wajib memaksakan anak untuk memilih teman dan lingkungan yang terbaik dari yg terbaik. Karena anak belum paham bagaimana caranya untuk berkembang, bagaimana caranya membentuk karakter dan berbagai hal yang dibutuhkan untuk masa depannya kalau bukan kita orang tua yang mengarahkan siapa lagi?

Yang ada dipikiran anak-anak hanya bermain, santai-santai, cari kenyamanan dan sejenisnya. Kecuali anak-anak tertentu saja yang memiliki kelebihan mereka sudah paham sendiri.

Memang untuk urusan bakat kita orang tua tidak boleh memaksakan bahkan harus nurut sama anak misal anak kita bakatnya komputer, masa! Kita paksain anak kita untuk jadi pemain bola, ini sama saja memaksa gajah untuk berenang, sia-sia saja. Meskipun pada akhirnya anak kita jadi pemain bola tetap saja dia hanya jadi pemain biasa tidak bisa jadi pemain bintang.

"Ah kan bakat bisa kalah dengan latihan keras"
Ya itu benar sedikit pun tidak ada huruf yang salah ditulisan itu
Tapi percayalah latihan keras saja akan terlindas oleh orang yang berbakat dan menjalani latihan keras.

Sudah sudah kita kembali ke laptop sekali lagi untuk urusan mencari teman, likungan pendidikan dan lingkungan pergaulan kita sebagai orang tua wajib memaksa mau gak mau "WALAYAKUDU".

Saya ingat betul waktu saya masih anak-anak kalau saya tidak berangkat sekolah atau mengaji kedua orang tua saya akan sangat marah bahkan ayah saya tidak segan memukul saya. Memang waktu itu saya kesal sekali tapi seiring kedewasaan saya bertambah saya malah bersyukur oh kalau gak gitu mungkin sekarang saya gak bisa ngaji "baca Qur'an" seperti teman-teman saya yang lain masih banyak yang belum bisa baca Al-Qur'an meskipun sekarang sudah dewasa.

Bukan hanya itu orang tua saya juga memaksa saya untuk puasa full di bulan ramadhan, saya yang awalnya terpaksa saya jadi terbiasa bahkan alhamdulillah meskipun sedang bekerja berat di perusahaan peleburan di Korea Selatan yang suhunya diatas 35°C puasa tidak pernah terlewat saya bersyukur kalau waktu kecil saya tidak dipaksa untuk puasa mungkin sekarang saya enggan berpuasa.

Mohon maaf saya masih sering menemukan laki laki dewasa tidak bekerja atau bekerja sangat ringan tapi di bulan ramadhan dengan santainya makan dan minum di tempat umum duh! Rasanya ingin sekali saya pakaikan kerudung.

Memang itu urusan mereka dengan tuhan saya gak ada urusan. Tapi itu analogi untuk tumbuh kembang anak kebiasaan yang di bentuk dari kecil sehingga terbawa sampai dewasa, itu berkaitan dengan tema yang saya tulis ini.

Saya yakin orang yang desawanya tidak bisa baca Qur'an karena dulunya tidak dipaksa untuk belajar, orang yang tidak mau puasa di bulan ramadhan akibat dari kecilnya tidak dipaksa untuk latihan puasa, begitu juga dengan hal lainnya.

Untuk kebaikan jangan ragu memaksa meskipun gak enak, atau menyakitan. Meskipun awalnya gak enak tapi kalau sudah memanen hasil akan terasa nikmatnya.

So don't hate what you don't understand


و عسى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وهُوَ خَيْرٌ لكَمْ وَعَسى أَنْ تُحِبُّوْا شَيْئا وهو شرٌّ لكم واللهُ يعلمُ وأَنْتُمْ لا تَعْلمُوْنَ
"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal iya amat buruk bagimu; Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui." (QS Al-Baqarah 216)
Selasa, 26 Mei 2020